Segera Ungkap dan Tangkap Pelakunya

oleh
oleh
Irjen Pol Drs Nanang Avianto MSi

PALANGKA RAYA-Memasuki hari kelima, misteri kasus pembunuhan sadis yang menewaskan pasangan suami istri (pasutri) di Gang Kamboja, Jalan Cempaka, Palangka Raya belum juga terungkap. Bahkan Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto memberikan atensi khusus. Meminta kepada jajarannya untuk segera mengusut dan menangkap pelaku kasus ini.

“Kasus ini ditangani oleh Polresta Palangka Raya dan di-back up oleh Ditreskrimum Polda Kalteng sampai pelakunya ditangkap,” tegas Kapolda Kalteng Irjen Pol Nanang Avianto usia mengikuti kegiatan di Mapolda Kalteng, Selasa (27/9).

Selain itu, lanjut Nanang, pihaknya sangat mengharapkan kerja sama masyarakat untuk menyampaikan informasi apa saja yang berkaitan dengan kasus pembunuhan sadis ini, terutama informasi perihal pelaku, sehingga bisa membantu kepolisian mempercepat menyelesaikan kasus ini. Bahkan kepolisian juga menggunakan metode crime investigation maupun pembuktian ilmiah.

“Rekan-rekan di lapangan terus melakukan investigasi untuk mengungkap apa yang terjadi sebenarnya malam itu maupun motif pelaku dalam kasus ini,” lanjut jenderal dengan bintang dua di pundaknya itu.

Disinggung terkait tenggang waktu pengungkapan kasus ini, menurut Nanang relatif, karena tiap kasus punya tingkat kesulitan pengungkapan. Namun pihaknya optimistis secepatnya akan mengungkap kasus yang merenggut nyawa dua korban ini.

Dalam pemberitaan sebelumnya, kepolisian meyakini pelaku pembantaian pasangan suami istri (pasutri) Ahmad Yendianor (46) dan Fatmawati (45) di Gang Kamboja, Jalan Cempaka akan segera terungkap. Penyidik dari Satreskrim Polresta Palangka Raya mulai mencurigai dua orang terindikasi sebagai pelaku pembunuhan berdarah pada Jumat malam (23/9).

Baca Juga:  Mak-Mak Belok Mendadak, Truk Tabrak Avanza di Depan SMPN 2 Madurejo

Sejauh ini penyidik dari kepolisian terus mendalami peristiwa pembunuhan sadis tersebut. Total sudah ada puluhan saksi yang diperiksa. Mulai dari anak korban hingga para tetangga korban.

“Benar, ada sepuluh saksi yang kami minta keterangan terkait meninggalnya dua korban, salah satunya adalah anak korban, termasuk para tetangga sekitar, sejauh ini masih kami dalami agar secepatnya bisa mengungkap kasus ini,” ucap Kasat Reskrim Polresta Palangka Raya Kompol Rony M Nababan, Senin (26/9).

Selain para saksi itu, polisi juga memanggil empat orang rekan korban yang diketahui sering berkunjung atau bertamu ke rumah korban.

“Jadi ada empat orang yang sering ke rumah korban, kami juga mengorek informasi dari mereka, sementara anak korban masih memerlukan pendampingan sampai benar-benar siap memberikan keterangan terkait kasus ini,” beber Ronny.

Polisi juga terus memperkuat alat bukti sebelum memastikan pelaku pembunuhan sadis ini. Saat ini penyidik sudah mencurigai dua orang pelaku sembari mendalami bukti-bukti di lokasi kejadian.

“Ada dua orang yang diduga dan diindikasi sebagai pelaku, kami juga terus mengumpulkan bukti-bukti di lapangan sembari mendalami peran kedua orang ini,” pungkasnya. (ena/ce/ala/ko)