SAMPIT– Ketua DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Dra Rinie mengatakan peranan dunia usaha di daerah ini sangat diharapkan dalam mempercepat pembangunan daerah. Seperti yang dilakukan salah satu perusahan yang berada di Kelurahan Tanah Mas Kecamatan Baamang yang menyanggupi membangun jalan tanpa ada konsorsium dari pihak lain.
“Pembangunan jalan poros di Kelurahan Tanah Mas, bisa jadi contoh bagi perusahaan swasta lainnya yang berinvestasi di Kabupaten Kotim. Apalagi Jalan tersebut dibangun tanpa ada konsorsium dengan anggaran cukup besar, yaitu sekitar Rp16 miliar untuk tahap pertama dengan panjang 2,6 kilometer,” kata Rinie, Rabu (28/9).
Dirinya berharap, dibangunnnya jalan poros jalan tanah mas akan memberikan dampak positif dan manfaat besar bagi masyarakat yang sudah lama menginginkan jalan mulus dan mudah dilewati. Jalan itu merupakan akses masyarakat di kelurahan itu menuju jalan nasional yaitu Jalan Tjilik Riwut.
“Saya mengapresiasi kepada pihak perusahaan yang melakukan peningkatan jalan tanah mas sepanjang lima kilometer lebih, dengan rigit beton tanpa konsorsium, karena pihak perusahaan merasa bertanggung jawab meningkatkan jalan, sebab mereka turut serta menggunakan jalan tersebut,” ujar Rinie.
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan pembangunan jalan poros tanah mas oleh pihak perusahaan merupakan energi positif dan pilot project yang sangat baik. Pihaknya sangat bangga ketika pihak pelaku usaha turut berperan dalam pembangunan dan membantu roda ekonomi masyarakat dan daerah.
“Selama ini perusahaan telah menikmati keuntungan dari sumber daya alam di Kabupaten Kotim, kapan lagi pihak perusahaan membantu daerah dan masyarakat sekitar perusahaan agar mereka dapat sejahtera dan perekonomian warga meningkat,” tutupnya. (bah/ans/ko)







