Sehat Psikologis Diriku

oleh
oleh
Meilina Astuti, S.Psi., Psikolog

kaltengonline.com – Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), kesehatan mental merupakan keadaan sejahtera di mana setiap individu bisa mewujudkan potensi diri. Artinya, individu dapat mengatasi tekanan kehidupan, dapat berfungsi secara produktif dan bermanfaat, mampu memberikan kontribusi kepada orang lain, pekerjaan, lingkungan sekitar, atau komunitas mereka. Kesehatan mental yang baik dari seseorang dapat dilihat dari cara berpikir yang positif, emosi yang stabil, memiliki rasa tenang, serta dapat berhubungan dan berinteraksi dengan orang lain.

Faktor psikologis seseorang yang dapat mengalami gangguan mental yakni karena memiliki trauma akan sesuatu, pernah mengalami diskriminasi dan bullying, stres, hingga karena tidak dirawat dan dididik dengan baik oleh orang tua, perceraian atau kematian orang terdekat, kehidupan keluarga yang berantakan, pernah mendapatkan kekerasan atau pelecehan, dan masih banyak lagi.

Seseorang dengan gangguan kesehatan mental akan mudah merasa sedih terkadang tanpa sebab, memiliki perasaan yang lebih sensitif, lebih cuek atau tidak peduli dengan lingkungan sekitar, selalu merasa khawatir dan takut hingga memiliki pikiran untuk bunuh diri.

Gangguan kesehatan mental tidak hanya menyerang fungsi mental seseorang, tapi juga berpengaruh pada kesehatan fisik. Kesehatan fisik juga dapat menurun karena pengaruh dari gangguan kesehatan mental. Seperti imunitas tubuh yang menurun, gangguan berat badan, hingga bisa menyebabkan penyakit kronis.

Selain selalu berpikiran positif, olahraga yang teratur, memenuhi asupan nutrisi tubuh, melakukan hal-hal positif, serta istirahat yang cukup, ada beberapa cara lain untuk menjaga kesehatan mental. Antara lain sebagai berikut:

  1. Membuka diri kepada orang-orang terdekat tentang kesehatan mental kita 
  • Pertama, cari tahu siapa yang paling kita percaya.

Berikan alasan kita memberitahu orang tersebut dengan kalimat “Aku memberitahumu karena Aku percaya padamu”.

  • Kedua, pertimbangan reaksi yang mungkin akan mereka berikan.

Lihat pendapat mereka terlebih dahulu tentang hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan mental seseorang.

  • Ketiga, waktu dan tempat yang tepat.

Carilah waktu dan tempat yang tenang dan nyaman sehingga kamu dapat memiliki percakapan mendalam tanpa ada gangguan.

Baca Juga:  Lempar Petasan ke Jalan dan RSUD, Sembilan Remaja Dibina Polisi

2.Meningkatkan self-love

Self-love atau mencintai diri merupakan sikap menghargai dan memberikan perhatian kepada diri sendiri di segala kondisi, memahami nilai dan kelebihan yang dimiliki, serta tidak menghakimi kekurangan dan kegagalan dalam diri. Self-love dapat ditingkatkan dengan cara:

  • Kenali dan pahami karakter, nilai, kelebihan, dan kekurangan yang dimiliki.
  • Maafkan kesalahan dan kegagalan diri. Sadari bahwa semua manusia pernah mengalami kegagalan.
  • Ucapkan kalimat-kalimat positif untuk diri sendiri dan kurangi kritik yang merendahkan diri.
  • Berhenti membandingkan diri dengan orang lain.
  • Berikan batasan terhadap hal-hal yang merugikan secara fisik, emosional, dan spiritual.
  • Berteman dengan orang-orang yang mendukung pertumbuhan diri.
  • Lakukan aktivitas positif yang disukai seperti mendengarkan musik, membaca buku, atau menonton film.

3.Berlatih mindfulness

Mindfulness adalah suatu keadaan memusatkan pikiran dan perasaan pada masa sekarang, dengan tidak membayangkan kejadian di masa lalu maupun kecemasan terhadap masa depan. Ketika seseorang berada dalam keadaan mindfulness, ia lebih menyadari siklus tubuhnya dan fokus pada apa yang ada di hadapannya saat ini. Manfaat mindfulness yaitu mengurangi stres, melatih pikiran dan fokus, meningkatkan daya ingat, dan meningkatkan imunitas tubuh. Mindfulness dapat dipraktikkan dengan cara:

  1. Bernapaslah melalui hidung pada saat menarik napas, lalu tahan napas kurang lebih 3-5 detik, kemudian embuskan napas melalui bibir yang dikerutkan. Lakukan secara berulang sampai Anda merasa rileks.
  2. Anda dapat membayangkan diri Anda sedang berjalan melintasi padang rumput hijau. Rasakan lembutnya rumput di bawah telapak kaki Anda, sejuknya udara di kulit Anda, dan dengarlah suara burung-burung berkicau. Anda akan merasa diri Anda dipenuhi dengan perasaan sehat dan bahagia.
  3. Ketika sedang makan, perhatikan bentuk dan warna makanan dengan saksama, rasakan teksturnya, hirup aromanya, lalu nikmati makanan seolah-olah Anda belum pernah memakannya.

Apabila Anda masih merasa kesulitan dalam menjaga kesehatan mental, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. (*)

Penulis Merupakan Psikolog Klinis RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya