Sukacita Natal Dalam Bingkai Falsafah Huma Betang

oleh
oleh
Ketua DAD Kalteng, Agustiar Sabran saat berkunjung di gereja Yerusalem. Foto : Irpan Jurayz/kaltengonline

PALANGKA RAYA – Dalam misi menyebarkan kedamaian dan rasa toleransi, Ketua Dewan Adat Dayak (DAD)  Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menggelar Safari Natal di Kota Palangka Raya,  Sabtu (24/12).

Dalam Safari Natal tersebut, Agustiar dibersamai oleh Ketua Forum Keruk Umat Beragama (FKUB) Provinsi Kalteng Bulkani, Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Kalteng Wahyudie F Dirun, Perwakilan PW Muhammadiyah, Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalteng, Dewan Mesjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalteng, dan rombongan lainya.

Safari Natal diawali dengan berkunjung ke Gereja Kanaan di jalan Junjung Buih 3, Gereja Yerusalem Jalan Menteng, dan diakhiri Gereja Katedral.

Pada saat di Gereja Yerusalem, para rombongan disambut hangat oleh para jamaah Kristiani. Dalam kesempatan itu, Agustiar yang juga Anggota DPR RI menyampaikan menyampaikan, bahwa dengan Natal kali sebagai bentuk meningkatkan solidaritas dan toleransi sesama umat beragama.

“Selamat natal kepada umat nasrani, semoga suka cita dan kebahagiaan natal hadir di tengah kita saat ini. Karena sejatinya harus menjunjung tinggi keragaman budaya, adat dan agama karena itu sejalan falsafah Huma Betang,” tegas Agustiar Sabran.

Baca Juga:  Doa Bersama, Bazar Murah, dan UMKM Ramaikan Hari Bakti Imigrasi ke-76 di Kalteng

Dalam kesempatan ini juga, Agustiar Sabran membagikan uang tunai sebesar Rp15 juta kepada para paduan suara. Dan ia meminta untuk tidak dilihat dari nilainya yang diberikannya, namun ia harapkan itu bermanfaat untuk paduan suara.

Pada saat di gereja Katedral, Agustiar Sabran terlihat bercengkrama dengan pastor yang ada di sana. Beliau mengucapkan selamat Natal kepada para umat yang merayakannya.

Saat diwawancara oleh wartawan, Agustiar menyampaikan, kegiatan Safari Natal adalah bentuk dan wadah mempererat lagi jalinan kebersamaan, persaudaraan dan hubungan antar umat beragama.

“Safari Natal kali ini, adalah bentuk toleransi antar umat beragama, dimana saya ditemani oleh FKUB, PWNU, PW Muhammadiyah, MUI, DMI, dan kawan lainnya. Ini menandakan saling menghormati, bukan hanya ucapan belaka namun itu benar-benar kita jalankan agar Bumi Tambun Bungai masyarakatnya bisa bersatu dalam membangun Kalteng lebih berkah, Indonesia makin maju,” ucap Agustiar.  (irj/bud)