Tujuh Kandidat Daftar Balon Rektor IAIN

oleh
oleh
SUMBER: PANITIA PILREK IAIN

kaltengonline.com – Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangka Raya sedang melaksanakan tahapan pemilihan rektor (Pilrek). Sejak 23 Desember hingga 27 Desember lusa, panitia pemilihan masih melakukan proses verifikasi berkas terhadap pendaftar sebagai bakal calon (balon) rektor. Ada tujuh kandidat yang resmi mendaftar sebagai balon rektor periode 2023-2027 mendatang.

Ketua Panitia Penjaringan Balon Rektor IAIN H Sardimi mengatakan, pihaknya telah melaksanakan bagian dari proses pemilihan rektor yang dimulai sejak awal Desember lalu, dimulai dari pengumuman dan sosialisasi di lingkungan kampus hingga sampai pada tahap pendaftaran balon rektor.

“Proses penjaringannya sudah dimulai satu minggu yang lalu, terakhir Kamis (22/12) pendaftaran bakal calonnya untuk dilakukan penjaringan,” bebernya kepada Kalteng Pos lewat telepon, Jumat (23/12).

Sardimi mengatakan proses penjaringan telah selesai pada hari Kamis kemarin. Setelahnya akan ada proses verifikasi dan lain-lain sehingga pada proses akhirnya nanti akan ada pemilihan di senat. “Proses penjaringan ini sudah selesai, tinggal nanti kan ada proses pemilihan di senat aja lagi,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Penjaringan Balon Rektor IAIN M Zainal Arifin menambahkan, pihaknya masih dalam proses verifikasi kelengkapan persyaratan administrasi bakal calon rektor nantinya. Setelah dilakukan verifikasi nama-nama balon akan diumumkan secara resmi pada tanggal 28 Desember mendatang.

“Kami masih dalam proses verifikasi dari tanggal 23 sampai 27 Desember. Kalau pengumuman hasil verifikasi tanggal 28 Desember nanti, mas,” kata Zainal.

Sejauh ini ada tujuh pendaftar sebagai balon Rektor IAIN, mereka adalah Prof Dr Ahmad Dakhoir, S.H.I , M.H.I, Prof Dr Hamdanah, M.Ag, Dr Sadiani, M.H, Dr Desi Erawati, M.Ag, Dr. M Ali Sibram Malisa, M.Ag, Dr. Jasiah, M.Pd dan Dr H Roudhatul Jennah, M.Pd

Baca Juga:  Pelantikan PW Pergunu dan JKSN Kalteng, KH Asep Dipastikan Hadir

Salah satu nama yang mencalonkan diri yakni Dr Jasiah. Pencalonan ini beranjak dari  mewakilkan alumni IAIN Palangka Raya, dimana ia menjelaskan bahwa dirinya paham bagaimana seluk beluk kampus hijau tersebut.

“Saya hadir dipenjaringan bakal calon ini sebagai alumni IAIN, karena saya disini sejak tahun 90-an karena saya juga alumni disini, dan saya mengabdikan diri sebagai dosen juga, maka saya rasa perlu maju pada pemilihan rektor (Pilrek) kali ini,” tegas Jasiah.

Sebagai aktivis HMI, Jasiah juga menjelaskan ada beberapa hal yang harus dikembangkan kembali, yakni dari segi administrasi dan pengembangan kualitas akademik. Ia juga menjelaskan bahwa ia yakin persyaratan yang telah diserahkan telah memenuhi syarat. Namun ia tetap menyerahkan proses yang dilakukan oleh pihak panitia.

Selain itu, Prof Hamdanah juga ikut meramaikan pada Pilrek kali ini, ia menjelaskan ia sempat mengira tidak sempat menyerahkan berkas. Dikarenakan ijazah yang telah dilegalisir datang.

“Alhamdulillah sempat mengumpulkan berkas karena saat itu masih di Bandung, dan saya kembali untuk satu hari balik Ke Palangka Raya untuk mempersiapkan berkas seperti ijasah yang telah dilegalisir yang baru aja datang, setelah mempersiapkan itu, esok harinya berangkat  ke Jakarta lagi, Ya jadinya nitip aja dengan staf ibu untuk memasukan berkas,” tegas Hamdanah yang kini menjabat sebagai Wakil Raktor I.

Ia juga menjelaskan berkas yang dipersiapkan belum tentu lulus dalam verifikasi berkasnya. (dan/irj/ala/ko)