Pasar Penyeimbang Beras Murah Dapat Menurunkan Inflasi

oleh
oleh
PASAR MURAH: Sekcam Ketapang Irfansyah (paling kanan) bersama Kadis Ketahanan Pangan Kalteng Ir Riza Rahmadi, Pimpinan Perum Bulog Kanwil Kalteng M Sony Supriyadi dan Kepala Cabang Bulog Sub Divisi Regional Sampit Rony Hadianto melakukan pemantauan pasar murah di Kelurahan Sawahan, belum lama ini.

SAMPIT-Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan upaya pengendalian inflasi di Kabupaten Kotim melalui pasar penyeimbang. Hal ini dilakukan dengan menjual beras murah di empat kelurahan yang ada di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan disambut antusias masyarakat setempat.

“Saya mewakili masyarakat Kecamatan Mentawa Baru Ketapang mengucapkan terima kasih kepada pemerintah provinsi dan ini sangat membantu warga kami karena subsidinya cu kup besar, Terima kasih kepada Pak Gubernur yang telah membantu warga kami,” kata Camat MB Ketapang Eddy Hidayat Setiadi melalui Sekertaris Camat Irfansyah, Selasa (7/2).

Menurutnya pada Kamis 2 Februari 2023 kemarin pasar penyeimbang beras murah dilakukan di Kelurahan Sawahan sebanyak 10 ton dan Jumat 3 Februari sebanyak 5 ton di Kelurahan Mentawa Baru Hulu, sebelumnya pada bulan Januari lalu juga sudah dilakukan di Kelurahan Mentawa Baru Hilir dan Ketapang.

“Warga sangat antusias untuk membeli beras murah hal tersebut, Bahkan warga meminta kalau bisa pasar penyeimbang ini dilaksanakan rutin setiap minggu atau dua minggu satu kali, Masyarakat kami sangat terbantu karena lebih murah dan selisihnya sangat jauh dibanding di pasaran,” ujar Irfansyah.

Baca Juga:  Ekonomi Kotawaringin Timur Ditarget Tumbuh 5,28 Persen, Pemkab Susun Arah Pembangunan RKPD 2027

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ir Riza Rahmadi mengatakan pemerintah Provinsi Kalteng kembali melanjutkan intervensi melalui pasar murah atau pasar penyeimbang beras bersubsidi di Kota Sampit, karena melalui pasar murah tersebut terbukti efektif membantu menurunkan infl asi di Kabupaten Kotim Khususnya Provinsi Kalteng.

“Dengan pasar murah beras subsidi berhasil menurunkan infl asi pada komoditas beras dari 0,06 persen pada Desember 2022, menjadi 0,04 persen pada Januari 2023. Makanya kami berupaya untuk melanjutkan pasar murah beras, dan komoditas beras masih berada pada nomor urut tiga penyumbang inflasi kota Sampit,” kata Riza, Kamis (2/2).

Ia mengatakan kali ini pasar murah beras bersubsidi dilaksanakan di dua Kecamatan Kabupaten Kotim yaitu Kecamatan MB Ketapang dan Baamang, dirinya melihat kegiatan pasar murah tersebut sangat disambut antusias masyarakat, seperti di Kelurahan Sawahan. Petugas bahkan harus mengatur antrean karena warga sempat berdesak- desakan ingin membeli beras karena takut kehabisan. (bah/ans/ko)