Pelunasan Ongkos Haji Diperpanjang

oleh
oleh

PALANGKA RAYA-Pelunasan ongkos haji atau biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) bagi calon jemaah haji tahun 1444 Hijriah di Kalteng diperpanjang hingga 12 Mei mendatang, sebelumnya Kementerian Agama telah membuka pelunasan bipih ini mulai 11 April lalu dan seharusnya berakhir kemarin, Jumat (5/5). Namun, hingga sehari sebelum penutupan, Kamis (4/5) persentase pelunasan baru berada di angka 89,14 persen (lengkap lihat tabel).

“Hari ini (kemarin,red) telah disampaikan oleh direktur Bina Haji PHU Pusat bahwa untuk pelunasan bipih diperpanjang sampai dengan tanggal 12 Mei mendatang,” kata Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Kalteng Adriansyah saat dihubungi melalui sambungan telepon kepada Kalteng Pos, Jumat (5/5).

Namun secara resmi pihaknya masih menunggu surat dari Dirjen PHU Pusat tentang perpanjangan pelunasan bipih ini. Tetapi, mulai hari ini (6/5) calon jemaah masih bisa melakukan pelunasan hingga 12 Mei mendatang.

“Dua hari sebelum penutupan itu berada di angka sekitar 79 persen, sehari sebelum penutupan sudah mendekati 90 persen, sepertinya hari ini (kemarin,red) sudah lebih meningkat persentase pelunasan bipih oleh calon jemaah,” ucapnya.

Baca Juga:  Wamen Diktisaintek Resmikan Gedung MERC Fakultas Kedokteran UPR

Pihaknya menyebut, jumlah jemaah haji berhak lunas tahun ini sebanyak 1.612 orang, yang sudah melakukan pelunasan hingga Kamis (4/5) sebanyak 1.437 orang, sehingga sebanyak 175 orang belum melakukan pelunasan. Harapannya, para calon jemaah yang belum melakukan pelunasan agar segera melunasi bipih agar dapat masuk ke tahap selanjutnya.

“Tahap selanjutnya pembagian kloter, kami tidak bisa melakukan pembagian jika belum seluruhnya melunasi, karena pembagian kloter itu berkenaan dengan data jemaah tiap kabupaten/kota,” tegasnya.

Berdasarkan data yang ada, kabupaten yang sudah melunasi bipih 100 persen yakni Kabupaten Lamandau, Seruyan, Gunung Mas (Gumas), dan Barito Timur (Bartim). Meski demikian, pihaknya menegaskan bahwa jumlah kuota 1.612 orang berhak haji tahun ini akan terpenuhi. Lantaran, sudah ada 151 calon jemaah haji cadangan.

“Dari 151 calon jemaah haji cadangan ini 74,83 persen atau sebanyak 113 orang sudah melunasi bipih, sehingga apabila memang 1.612 calon jemaah ada yang gagal berangkat akan digantikan oleh calon jemaah cadangan yang sudah melakukan pelunasan,” tutupnya. (abw/ala/ko)