2023 Kalteng Bebas Kabut Asap

oleh
oleh
Ahmad Toyib

PALANGKA RAYA-Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng telah bersiap siaga dalam upaya melakukan pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Bumi Tambun Bungai. Pihaknya sudah mulai membentuk kesiapan seiring dengan masuknya Kalteng ke musim kemarau. Pemprov Kalteng juga sudah menetapkan tagline 2023 Kalteng bebas kabut asap.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng Ahmad Toyib mengajak masyarakat, baik per orangan maupun pihak swasta agar turut serta bersama pemerintah mencegah dan menanggulangi karhutla.

Toyib menyebut, tindak lanjut dari tagline 2023 Kalteng bebas kabut asap adalah dengan mengimbau agar segenap pihak, baik pemerintah bersama instansi terkait dan masyarakat, dapat bersamasama mencegah dan menanggulangi karhutla.

“Partisipasi masyarakat dalam mencegah karhutla bisa dengan menghindari pola-pola atau cara membuka lahan dengan membakar, masih ada beberapa alternatif membuka lahan tanpa membakar,” jelas Toyib kepada Kalteng Pos, baru-baru ini.

Baca Juga:  Kalteng Mantap Jadi Lumbung Pangan Nasional, Pemprov Perkuat Produksi dan Lindungi Lahan Sawah

Toyib menegaskan, membuka lahan dengan membakar merupakan pemicu besar munculnya bencana karhutla. “Karena sekecil apapun api, jangankan kita membakar lahan dengan sengaja, yang tidak sengaja pun kadang bisa menjadi penyebab kebakaran, seperti membuang puntung rokok,” ujarnya.

Pihaknya sudah menyiagakan 35 pos lapangan (poslap) yang berada di setiap kabupaten dan kota. Tugas poslap, lanjut Toyib, tidak hanya melakukan patroli pencegahan dan penanggulangan karhutla, tapi juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat.

“Kami memaksimalkan peran dari poslap yang sudah kami aktifkan tersebut, setiap hari mereka melakukan patroli sekaligus sosialisasi, lalu bergabung bersama tim lainnya untuk menanggulangi karhutla,” tandasnya. (ko)