PALANGKA RAYA-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka Raya, Sigit Widodo, meminta kepada masyarakat agar tidak terlalu fanatik berlebihan terhadap bakal calon presiden yang diusung menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.
“Karena pemilu itu hanya sesaat saja, maka mendukung dan fanatik terhadap bakal calon presiden adalah hal yang wajar. Namun, jangan sampai berlebihan sehingga bisa memicu perpecahan antar sesama,” kata Sigit, Senin (3/7).
Legislator yang tergabung di Komisi C DPRD Kota Palangka Raya tersebut menjelaskan bahwa saat ini sudah banyak warga yang mengaku mendukung bakal calon presiden yang telah dideklarasikan oleh berbagai partai di tingkat nasional. Oleh karena itu, dengan perbedaan pilihan tersebut, pemilu akan memiliki warna dan tidak monoton.
“Saya mengajak setiap masyarakat untuk mendukung bakal calon presiden yang mereka pilih, tetapi jangan sampai menimbulkan kerusuhan dan perpecahan antar sesama karena proses pemilu masih panjang,” ucapnya.
Dia menuturkan bahwa masyarakat Kota Palangka Raya saat ini sangat cerdas dalam hal-hal yang berkaitan dengan pemilu. Mereka tidak sembarangan memilih pemimpin, tetapi mempertimbangkan program-program yang ditawarkan.
“Dengan program-program yang ditawarkan oleh para bakal calon presiden, masyarakat dapat menilai program mana yang pro-rakyat atau bermanfaat bagi negara ini. Dengan demikian, mereka bisa memilih dengan nyaman,” ungkapnya.
Sigit, yang juga hobi bersepeda, menyerukan kepada seluruh masyarakat di “Kota Cantik” Palangka Raya agar tidak terpengaruh oleh berita dan video di media sosial.
Apabila masyarakat mendapatkan informasi melalui media sosial, mereka harus menyaring kebenarannya dengan baik. Jangan sampai kabar atau video tersebut menimbulkan kerusuhan atau perpecahan antar sesama.
“Saya yakin bahwa masyarakat kita sudah sangat bijak dalam menggunakan media sosial, oleh karena itu mereka tidak akan mudah dipengaruhi oleh informasi yang tidak benar di media sosial,” tambah Sigit Widodo. (ko)







