PALANGKA RAYA-Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah, bukan hanya tambang, tetapi juga pesona alam dan aneka ragam flora dan fauna serta sektor perkebunan kelapa sawitnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng H Nuryakin melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekobang) Sri Widanarni mengungkapkan, berdasarkan data perdagangan luar negeri Provinsi Kalteng, sektor mineral dan batubara (Minerba) menempati urutan teratas bersama dengan kelapa sawit yakni CPO dan turunannya sebagai produk ekspor unggulan dari Provinsi Kalteng dalam lima tahun terakhir.
Provinsi Kalteng dari tahun ke tahun, lanjut Sri, selalu berkontribusi positif secara signifikan sebagai salah satu provinsi penyumbang devisa terbesar bagi negara. Hal tersebut dibuktikan dengan neraca perdagangan luar negeri, Provinsi Kalteng dalam lima tahun terakhir selalu mengalami surplus. Bahkan disaat pandemi Covid-19 beberapa tahun lalu, kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Kalteng terus menunjukkan prestasinya, dengan selalu mengalami surplus.
“Bapak Gubernur sangat menaruh harapan dan perhatian tinggi untuk memajukan ekspor Kalteng.
Salah satunya melalui kebijakan yang diberikan terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekspor, baik itu kepada para eksportir existing, calon eksportir atau potensial ekspor dan para pelaku usaha IKM lainnya,” ujar mantan Kepala BPSDM Kalteng itu saat membuka sosialisasi layanan platform inaexport dan asuransi ekspor, di Hotel Best Western, Palangka Raya, Selasa (25/7).
Di samping dukungan untuk memajukan ekspor Kalteng oleh gubenur, lanjut Sri, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalteng sebagai mitra pemerintah daerah juga memiliki peranan penting dan strategis dalam membina dan menumbuh kembangkan IKM Kalteng bagi penguatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah.
“Oleh karena itu, IKM yang ada harus dipandang dan diposisikan sebagai salah satu aset ekonomi daerah dan pilar utama ekonomi daerah bahkan nasional,” ucapnya.
Ia berharap agar ke depannya kinerja perdagangan luar negeri Kalteng semakin baik, kontribusi perdagangan luar negeri Kalteng bagi negara juga semakin besar, dan IKM semakin banyak yang mampu melakukan ekspor dan memiliki nilai tambah ekonomi.
Oleh karena itu, lanjut Sri, Pemprov Kalteng dalam hal ini Dinas Perdagangan Dan Perindustrian Provinsi Kalteng sangat konsentrasi dalam kegiatan ini yang diharapkan akan dapat memberikan gambaran, pengetahuan dan hal-hal teknis terkait lainnya yang bermanfaat bagi daerah, khususnya pelaku usaha berorientasi ekspor maupun para eksportir existing. (ko)







