Korban Kebakaran Dambakan Bantuan Rumah

oleh
oleh
PENGUNGSI: Aktivitas para korban kebakaran di tempat pengungsian, Gor Indoor KONI Kota Palangka Raya, Minggu pagi (6/8).

Di lokasi pengungsian itu, ia ditemani suami, dua anaknya yang sudah dewasa, satu anak bungsu yang masih kecil, serta satu cucu dari anak pertamanya. Meski harus berebutan untuk mendapatkan makanan dari donatur, wanita asal Banjarmasin itu tidak merasa kekurangan pangan. Karena tiap jam ada saja yang mengantar kebutuhan mereka.

Berdasarkan data yang terpampang pada pintu gerbang lokasi pengungsian, ada 54 kepala keluarga (KK) terdampak dengan total 180 jiwa. Di antara ratusan jiwa itu, ada 10 orang yang merupakan lanjut usia (lansia). Selain itu bangunan yang terdampak sebanyak 44 unit.

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Sahdin Hasan mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya telah memfasilitasi para warga terdampak kebakaran dengan menyediakan wadah pengungsian beserta kelengkapan.

“Mulai dari pengadaan dapur umum hingga distribusi bantuan dari donatur, Pak Wali Kota berkomitmen bahwa pemerintah peduli terhadap masyarakat yang terdampak kebakaran,” ungkap Sahdin kepada wartawan di lokasi pengungsian, kemarin pagi.

Baca Juga:  Ramadan 1447 H, BI Kalteng Luncurkan SERAMBI 2026 dan HAPAQAT

Mengenai permintaan warga terdampak terkait bantuan tempat tinggal, Sahdin menyebut pemerintah akan segera melakukan evaluasi terkait pelayanan pengungsian dan berdiskusi mengenai rencana ke depan.

“Pemerintah akan mendiskusikan lebih lanjut tentang ini, tetapi lagi-lagi tergantung dari masyarakat, Pemko Palangka Raya di tengah keterbatasan yang ada tidak bisa merealisasikan secara penuh permintaan masyarakat, besok (hari ini, red) kami akan evaluasi lagi,” tuturnya.

Pria berkacamata itu mengatakan, pihaknya bersama dinas sosial, BPBD, jajaran perangkat daerah terkait, serta masyarakat terdampak akan duduk bersama untuk menemukan jalan keluar ke depan. “Pemerintah akan melakukan evaluasi, mudah-mudahan besok (hari ini, red) bisa mendapatkan solusi,” tandasnya. (ko)