Berharap Seluruh Desa Teraliri Listrik

oleh
oleh
Achmad Rasyid

PALANGKA RAYA-Beberapa desa di wilayah Kalimantan Tengah masih belum teraliri listrik hingga saat ini, seperti di Kabupaten Murung dan Barito Selatan. Hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, sehingga Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Achmad Rasyid, beserta jajarannya mengadakan kunjungan ke Kantor PLN (Persero) Regional Kalsel – Kalteng di Banjarbaru.

Agenda kunjungan tersebut, untuk melakukan koordinasi terhadap beberapa desa di Kalteng yang belum teraliri listrik. Ditambah dengan banyaknya pertanyaan yang diterima dewan dari masyarakat, mengenai kepastian kapan daerahnya memiliki jaringan listrik.

“Koordinasi berapa desa yang belum punya listrik, hambatannya apa, kapan rencana mereka untuk membangun listrik, karena kasian sudah 78 tahun merdeka, tetapi masih banyak desa-desa yang belum teraliri listrik,” kata Rasyid saat ditemui Kalteng Pos, Rabu (23/8).

Dirinya mengatakan, kendala utama yang dihadapi selama ini ialah, karena belum adanya akses jalan darat menuju desa-desa tersebut. Maka dari itu, diharapkan harus ada sinergi dari pemerintah daerah, untuk membangun akses jalan setapak atau jalur fungsional lainnya, sehingga material yang akan dibangun bisa masuk. Terlebih desa yang masih menggunakan jalur sungai.

Baca Juga:  Perkuat Literasi dan Tata Kelola Arsip

“Kita akan lakukan koordinasi di sana, dan selanjutnya kita hubungi pemerintah kabupatennya. Agar bisa membuat aggaran untuk pembangunan akses jalan terlebih dahulu,” jelasnya.

Selanjutnya, ditambahkan Rasyid, beberapa daerah bahkan telah memiliki tower, namun belum terpasang dengan kabel, sehingga dewan ingin menanyakan kapan kabel itu akan terpasang. Saat ini sementara untuk sebagian desa menggandalkan mesin tenaga deasel bantuan dari pemerintah pusat, namun tidak bisa 24 jam dan terbatas bahan bakar.

“Saya berharap pemerintah Kalteng membantu. Target akhir tahun mudah-mudah tercapai agar desa-desa itu dapat teraliri listrik. Kalaupun molor, jangan terlalu lama,” ujarnya. (ko)