Setelah Lama Vakum, Kembali Digelar Lomba Dayung

oleh
oleh
LOMBA DAYUNG: Penjabat Bupati Barito Selatan Deddy Winarwan saat melihat suasana Stadion Danau Sadar yang merupakan tempat perlombaan dayung.

BUNTOK – Setelah bertahun-tahun tidak ada event serupa, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) kembali mengadakan lomba dayung tradisional perahu naga di Danau Sadar, Kecamatan Dusun Selatan, Selasa (12/9). Event untuk membangkitkan kembali olahraga dayung di daerah itu dalam rangka Hari Jadi ke-64 Kabupaten Barito Selatan tahun 2023.

Penjabat (Pj) Bupati Barsel Deddy Winarwan membuka lomba dayung tradisional perahu naga tersebut di Danau Sadar. Menurut Deddy Winarwan, dayung tradisional perahu naga merupakan olahraga yang sangat potensial dan diminati masyarakat Barsel khususnya, dan Kalteng pada umumnya.

“Kita patut bersyukur dan berbangga bahwa setelah sekian tahun lamanya, kembali Stadion Dayung Danau Sadar menjadi lokasi perlombaan dayung se-Kabupaten Barsel,” ungkap Deddy saat membuka event itu.

Selain itu, Stadion Dayung Danau Sadar pada tahun 2002 silam pernah diselenggarakan Kejuaran Nasional Dayung yang mengharumkan nama Barsel di kancah nasional. Bahkan Danau Sadar disebut-sebut oleh pemerhati olahraga dayung sebagai salah satu venue terbaik se-Asia Tenggara karena aliran airnya yang memungkinkan pencatatan waktu yang maksimal dalam perlombaan.

Baca Juga:  Ramadan Momentum Bersihkan Jiwa dan Perkuat Tali Persaudaraan

“Tempat ini ( Stadion Danau Sadar) yang saya datang pertama kali selama saya menjabat adalah tempat yang bersejarah. Sangat disayangkan event-event seperti ini sudah bertahun-tahun tidak diselenggarakan. Bahkan kondisi bangunannya sangat memprihatinkan. Semoga dengan event yang hanya skala Kabupaten Barsel ini bisa menambah semangat para atlet dayung sekarang,” ungkapnya.

Selain itu, bangkitnya olahraga dayung Barsel juga terbukti dengan prestasi yang diperoleh saat Pekan Olahraga Provinsi Kalteng tahun 2023 di Sampit beberapa waktu yang lalu meraih 1 medali perak dan 3 perunggu.

Sementara itu, Ketua Panitia Daud Danda menjelaskan, event dayung ini akan dilakukan berkelanjutan. Bahkan bisa diadakan setiap tahun. “Untuk perahu naga dibagi dalam beberapa kelas lomba. Yaitu kelas putra jarak 500 meter, kelas putra jarak 200 meter, kelas putri jarak 500 meter dan 200 meter dengan total hadiah Rp 72 juta,” ungkapnya. (ko)