Padahal pihaknya sudah mengingatkan untuk mengurus izin dahulu dari Balai Wilayah Sungai. Untuk ruas jalan yang bakal banyak digunakan saat mudik Lebaran nanti, menurutnya ruas jalan ke arah Banjarmasin dan Pangkalan Bun.
“Kami sudah melakukan tinjauan ke lapangan terkait titik-titik mana yang perlu diperbaiki. Datanya sudah direkap dan disampaikan ke BPJN dan dinas pekerjaan umum,” ungkapnya.
Termasuk daerah rawan banjir dan rawan longsor seperti di Tumbang Nusa dan wilayah Barito Selatan. “Kami meminta dinas pekerjaan umum untuk menyiagakan alat berat di titik-titik tersebut untuk memudahkan penanganan jika terjadi hal yang tak diinginkan,” kata Yulindra.
Kadishub menebut, ramchek juga dilakukan untuk memastikan alat transportasi yang digunakan layak jalan. Begitu pula dengan jalur laut maupun udara. Hal itu bertujuan untuk mengantisipasi sesuatu yang tidak diinginkan agar perjalan mudik Lebaran aman dan lancar.
“Yang menjadi permasalahan kita selama ini adalah terkait keberadaan travel tanpa izin. Maka dari itu, kami imbau masyarakat untuk lebih bijak memilih angkutan. Kami sarankan untuk menggunakan transportasi berizin dan memiliki asuransi, sehingga ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, prosesnya akan lebih mudah,” tandasnya. (ko)







