Segera Fasilitasi Ketersediaan Air Bersih

oleh
oleh
RESES PERSEORANGAN: Anggota DPRD Kalteng, Sri Neni Trianawati saat melaksanakan reses perseorangan di wilayah Kabupaten Barito Utara, beberapa waktu lalu.

kaltengonline.com – Tidak bisa dipungkiri sebagian wilayah di Kalteng masih ada yang kesulitan mendapatkan air bersih. Padahal itu menjadi salah satu kebutuhan utama bagi masyarakat. Di sisi lain, ketersediaan air bersih juga menjadi upaya untuk menekan resiko stunting bagi anak-anak.

Anggota DPRD Kalteng, Sri Neni Trisnawati mengatakan, permasalahan air bersih masih menjadi tantangan serius bagi pemerintah daerah dan provinsi. Masih banyak rumah tidak bisa mengakses air bersih yang merupakan kebutuhan dasar, khususnya di daerah pedesaan. Sehingga perlu perhatian khusus agar masyarakat Kalteng dapat menikmati air bersih secara merata dan berkeadilan.

“Pemerintah daerah untuk segera memberikan fasilitas air bersih bagi masyarakat yang masih kesulitan air bersih. Dalam setiap kegiatan reses selama ini, sering kali kita mendapatkan aspirasi terkait dengan pemenuhan air bersih terutama di desa-desa, misalnya wilayah DAS Barito, karena memang sangat penting,” katanya, Minggu (19/5).

Untuk itu, pemerintah daerah maupun provinsi perlu segera merancang program-program di bidang penyediaan air yang dapat berdampak luas dan berkeadilan untuk seluruh warga Kalteng. Termasuk adanya peningkatan kualitas yang lebih baik dalam hal pengelolaan dan pembangunan di Kalteng, salah satunya pemerataan cakupan air bersih.

Baca Juga:  Perkuat Literasi dan Tata Kelola Arsip

Pentingnya air bersih bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama bagi konsumsi. Sebab, kebutuhan air bersih masih sangat sulit didapatkan oleh masyarakat di pedesaan. Padahal, pada dasarnya di desa itu ada sumur maupun sungai, tapi bila musim hujan tiba, air menjadi keruh dan tidak bisa dikonsumsi, begitu juga dengan adanya sungai yang banyak tercemar.

“Air bersih berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dan ibu hamil. Jika masyarakat mengonsumsi air tidak bersih maka berisiko terhadap kesehatan mereka. Jadi, sangat kita harapkan aspirasi masyarakat bisa direalisasi sehingga sarana air bersih dapat tersedia,” demikian Neni. (ovi/ans/ko)