Kaltengonline.com – UCI MTB Eliminator World Cup 2024 Seri 3 di Palangka Raya berlangsung sangat sukses. Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat di Bumi Tambun Bungai yang sudah memeriahkan perhelatan balap sepeda internasional ini.
“Melalui event internasional ini diharapkan Kalteng bisa terkenal di mata dunia, tidak hanya Provinsi Bali atau Provinsi DKI Jakarta, tapi Kalteng adalah Indonesia,” tuturnya.
Sugianto juga berharap agar pada tahun 2025 nantinya Kalteng dapat kembali menjadi tuan rumah kejuaraan UCI MTB. Ia berterima kasih kepada CEO City Mountain Bike (MTB) Kristof Bruyneel karena sudah kali ketiga mempercayakan Indonesia, khususnya Palangka Raya, Kalteng, untuk menjadi tuan rumah kejuaraan dunia kali ini.
“Ini tentunya sangat luar biasa, Indonesia mendapat kepercayaan dunia, semoga tahun depan bisa dilanjutkan meski saya sudah selesai masa tugas sebagai Gubernur Kalteng 2025 bulan dua,” ucap pria yang juga merupakan Ketua Umum (Ketum) Pengurus Provinsi (Pengprov) ISSI Kalteng ini.
Di tempat yang sama, Ketua Harian ISSI Kalteng Rahmah Nasution Hamka menambahkan, pada HUT ke-67 Kalteng ini tentu event internasional ini merupakan bentuk kado terindah. Dilaksanakannya event internasional ini juga diharapkan dapat memberikan kesan yang dalam bagi masyarakat Kalteng di penghujung masa kerja Gubernur dan Wagub Sugianto-Edy.
“Beliau (Gubernur, red) meninggalkan energi positif bagi kita semua bahwa membangun Kalteng perlu sinergitas dan kualitas,” tutur Rahmat. Terkait Sirkuit MTB di Kalteng, Rahmat menyebut SG 1973 masih merupakan sirkuit yang sifatnya bongkar pasang.
Namun, ada rencana agar sirkuit MTB di Palangka Raya nantinya akan dipermanenkan, tetapi bukan pada kawasan Stadion Tuah Pahoe seperti halnya Sirkuit SG 1973, melainkan di lokasi Kelurahan Sabaru, Palangka Raya, di mana pada lokasi itu terdapat lahan yang cukup luas yang kemungkinan akan dilangsungkan event besar seperti ini di sana.
“Pemprov Kalteng dan Pemko Palangka Raya pun sedang menggodok agar di sana itu (Sabaru, red) menjadi pusat suatu kawasan khusus baik untuk event-event olahraga seperti balap sepeda, motocross, dan lain-lain, di sana juga bisa kami siapkan trek untuk MTB ini,” jelasnya.
Selain itu, berkenaan dengan bibit-bibit atlet sepeda asal Kalteng, Rahmat menyebut atlet-atlet Kalteng saat ini tengah mendapatkan kesempatan untuk latihan ke tingkat pro untuk PON Aceh-Sumut di Yogyakarta. “Dari situ nanti targetnya atlet-atlet yang berlatih untuk ikut PON Aceh-Sumut ini bisa mengikuti UCI seperti ini,” ucap Rahmat. (dan/ala/ko)







