Sementara itu, Pj Bupati Gumas Herson B Aden menjelaskan, jika mengikuti tanggal berakhirnya masa jabatan kepala daerah definitif, seharusnya pelantikan digelar tepat pada tanggal 28 Mei 2024 atau hari ini. Tetapi Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menginginkan agar pelantikan digelar bertepatan dengan momen HUT Kalteng ke-67.
“Tapi sertijab tetap dilakukan Selasa (28/5) malam di Gunung Mas, sejauh ini komunikasi antara saya dengan Pak Jaya S Monong dan Bu Effrensia lancar,” ujar Herson kepada awak media.
Herson mengatakan, pihaknya akan menjalankan tugas sesuai dengan tugas-tugas yang diamanahkan oleh Presiden RI melalui Mendagri RI. Adapun tugas yang paling utama karena waktu pelaksanaannya yang sangat dekat adalah mengawal proses pilkada Gumas 2024. Dirinya berharap proses pilkada di Gumas dapat berjalan dengan baik.
“Saya tentu akan meneruskan apa yang menjadi kebijakan dari Pak Jaya dan Bu Effrensia, program-program yang belum dilaksanakan atau masih tertunda akan kami laksanakan, khususnya apa yang diperintahkan Pak Gubernur tadi,” katanya.
Herson mengatakan, Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran juga memerintahkan agar dirinya meningkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Gumas. Dirinya diminta memastikan agar persoalan-persoalan SPBE seperti Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (Sakip), Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan, dan lain-lain, agar ditingkatkan menjadi SPBE sehingga roda pemerintahan dapat berjalan secara efektif dan efisien.
“Masa jabatan saya kalau normal semua delapan bulan, selesainya sekitar Januari 2025, kami berdoa supaya Pak Jaya Monong dan bu Effrensia bisa kembali menjadi kepala daerah di sana,” tuturnya.
Selain SPBE, Herson menyebut pembangunan infrastruktur jalan di Gumas memang masih menjadi persoalan yang harus diperhatikan, terutama pada ruas jalan provinsi lintas daerah Palangka Raya-Gumas.
Jalan itu berada di bawah kewenangan Pemprov Kalteng, pihaknya bakal menjalin komunikasi yang lebih intens dengan Dinas PUPR Kalteng untuk meningkatkan aksesibilitas dengan konektivitas jalan penghubung yang baik pada wilayah itu.
“ Selanjutnya adalah bagaimana kami bisa meningkatkan ekonomi masyarakat, seperti pemberdayaan UMKM dan lain-lain sehingga perekonomian masyarakat dapat mandiri,” ujarnya.







