Kepengurusan Batamad Sudah Berakhir, DAD Kalteng Bentuk Tim Formatur

oleh
oleh
Sekum DAD Kalteng Yulindra Dedy didampingi pengurus lainnya

Palangka Raya, kaltengonline.com – Pengurus Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng menyatakan bahwa kepengurusan organisasi Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) periode 2019-2024 telah resmi berakhir. Dengan berakhir masa kerja itu, maka kepengurusan Batamad saat ini kosong. Untuk mengisi kekosongan kepengurusan tersebut, DAD Kalteng telah membentuk tim formatur yang bekerja menyusun kepengurusan DAD Kalteng periode mendatang.

Sembari menunggu tim formatur bekerja membentuk kepengurusan Batamad, maka sementara waktu posisi pimpinan Batamad dipegang langsung oleh Ketua Umum DAD Kalteng Agustiar Sabran. Pernyataan itu disampaikan pihak pengurus DAD dalam konferensi pers di Rumah Betang Hapakat, Kota Palangka Raya, Sabtu (1/6).

Sebelum rilis pers, sejumlah pengurus DAD menggelar rapat yang dipimpin Sekretaris Umum DAD Kalteng Yulindra Dedy. Rapat itu dihadiri sejumlah pengurus dan tokoh DAD Kalteng, seperti Wakil Ketua Umum Lohing Simon, Yansen Binti, Mambang I Tubil, Wakil Sekretaris Segah Patianom dan Diharyo, serta Ketua Biro Humas Heronika Rahan.

Baca Juga:  UPR Tuan Rumah Rapat Tahunan ke-XLVI BKS-PTN Wilayah Barat

Keterangan terkait masalah kepengurusan Batamad yang merupakan salah satu hasil rapat itu disampaikan langsung oleh Yulindra Dedy. “Saat ini kepemimpinan Batamad sesuai dengan Perda Nomor 16 Tahun 2008 dan Perda Nomor 3 Tahun 2019 tentang Tata Cara Pengukuhan Batamad Provinsi Kalimantan Tengah, pimpinan (Batamad) saat dipegang oleh Ketua Umum DAD Kalteng sebagai panglima tertinggi Batamad Kalteng,” kata Yulindra.

Lebih lanjut ia menjelaskan, terkait telah berakhirnya kepengurusan organisasi Batamad Kalteng periode 2019- 2024 dan posisi panglima tertinggi Batamad sementara waktu dipegang Ketua Umum DAD Kalteng, hal tersebut telah diberitahukan pihak DAD kepada para ketua dan pengurus Batamad di kabupaten/kota se-Kalteng.