Duet Koyem-Marukan Kurang Meyakinkan

oleh
oleh
Pasangan Nadalsyah - Marukan

Palangkaraya, kaltengonline.com – Beberapa hari terakhir, foto bakal calon Gubernur Kalteng Nadalsyah yang akan berpasangan dengan mantan Bupati Lamandau dua periode, Marukan beredar masif di media sosial di Kalimantan Tengah. Bahkan, hampir semua pengurus Partai Demokrat memposting pamplet pasangan Koyem-Marukan ini di berbagai platform media sosial.

Terkait hal tersebut, Bendaraha DPD Demokrat Kalteng Hatir Sata Tarigan menjelaskan, pamflet Nadalsyah – Marukan yang beredar memang sengaja disebarkan sebagai bentuk sosialisasi untuk mengenalkan figur yang akan diusung pada pilgub Kalteng tahun ini. “Memang ada instruksi melalui Sekretaris Pak Junaidi untuk disosialisasikan lewat medsos,” tulis Hatir dalam pesan singkat WhatshApp kepada media ini, Kamis (13/6).

Melihat gerilya politik di Kalteng saat ini, pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) Farid Zaky menyebut hal itu bisa saja terjadi. Selain itu, ia melihat pamflet itu menunjukan dua representasi. Nadalsyah-Marukan merupakan pasangan berdasarkan geopolitik perkawinan wilayah timur dan barat. “Marukan adalah geopolitik tokoh barat. Permasalahannya, Marukan sudah lama tidak di pemerintahan, apakah masih punya kekuatan,” kata Farid.

Sebelumnya, dosen FISIP UMPR itu menyebut Nadalsyah memerlukan sosok wakil yang mampu menaikkan kartunya. Dengan demikian, ada banyak opsi yang bias menjadi. Seperti sosok senior dengan latar belakang keagamaan ataupun tokoh masyarakat. “Saya kira palingan tidak ada sosok lebih senior, ada beberapa tokoh yang bisa jadi pertimbangan dari wilayah tengah Kalteng, Pak Riban salah satunya,” ungkapnya.

Baca Juga:  Mau Mudik? Buruan! Ada Diskon 30 Persen Tiket Kapal Laut

Ia menyebut tokoh Palangka Raya itu bisa menjadi pertimbangan,dibandingkan Marukan yang sudah lama tidak eksis karena telah purnatugas dari jabatan Bupati Lamandau. Bahkan Perdie M Yoseph (mantan Bupati Mura) dinilai masih lebih unggul dibandingkan Marukan.

Terkait tokoh dari wilayah barat, Farid menyebut bahwa ada beberapa opsi yang bisa menjadi pertimbangan. Diantaranya ada dua anggota DPR RI dapil Kalteng, yakni politikus NasDem Ujang Iskandar dan politikus Golkar Mukhtarudin. “Mukhtarudin bisa digoda, karena ia punya basis massa, atau Ujang Iskandar yang mungkin masih potensial untuk dibawa beradu di tingkat provinsi,” tuturnya.

Farid melihat sosok Koyem sudah telanjur jadi antitesis Agustiar Sabran. Sehingga beberapa langkahnya terbaca oleh pihak lawan tanding. Paling tidak saat ini Koyem bisa mendaftar ke KPU dengan wakil yang tepat. Mengenai potensi pasangan Nadalsyah-Marukan, menurutnya sulit terwujud. Hal itu mempertimbangkan posisi Marukan yang lama tidak eksis.

“Saya kira sulit terwujud untuk Marukan diangkat ke level provinsi, apakah mampu mengakat Koyem, jangan sampai malah Koyem yang gendong Marukan. Karena itu, Koyem butuh figur spesial, karena secara individu Koyem sangat berprestasi pada jabatan sebelumnya,” tegasnya. (irj/ ce/ala)