Sukseskan Gerakan Transisi Sekolah

oleh
oleh
UNJUK BAKAT: Beberapa anak-anak sedang memperlihatkan bakat pada kegiatan bertema pendidikan di Aula Jaro Pirarahan Buntok, Kamis (13/6).

kaltengonline.com – Sekolah karakter adalah sebuah langkah maju dalam dunia pendidikan saat ini, diharuskan hanya fokus pada pencapaian akademis, tetapi juga pada pengembangan karakter anak-anak sejak dini. Maka dari itu, pentingnya pendidikan karakter yang merupakan fondasi kokoh untuk membangun generasi penerus yang berintegritas, beretika, dan berakhlak mulia.

Pentingnya pendidikan karakter, dijelaskan Plt Kadisdik Barsel, Syahdani pada kegiatan Pelepasan dan Pentas Seni SD Karakter Bina Nusantara, TK Bina Nusantara dan PAUD di Aula Jaro Pirarahan, Kamis (13/6) Pagi.

Terkhusus untuk seluruh peserta didik adalah harapan masa depan bangsa. Di sekolah, masing-masing akan belajar nilai-nilai penting seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, dan empati

“Nilai-nilai ini akan menjadi panduan kalian dalam menghadapi tantangan di masa depan. Jadilah pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan mulia,” ulas Syahdani.

Kepada para guru-guru, dirinya mengucapkan, terima kasih atas dedikasi dan komitmen selama dalam mendidik anak-anak. Peran guru sangatlah penting dalam membentuk karakter dan masa depan mereka. “Teruslah menginspirasi dan memberikan teladan yang baik bagi anak-anak kita,” ungkap Plt Kadisdik. Selain itu, peran orang tua mendukung pendidikan anakanak di rumah sangatlah penting. Maka dari itu, Syahdani berpesan supaya peran serta orang tua dapat bekerja sama untuk memastikan, bahwa nilai-nilai karakter yang diajarkan di sekolah juga diterapkan di rumah. Dengan kerjasama yang baik antara sekolah dan keluarga, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan karakter anak-anak didik di Kabupaten Barsel.

Baca Juga:  Pemkab Barito Selatan Gelar Sosialisasi Inovasi Daerah, Dorong Peningkatan Indeks Inovasi

Dikesempatan itu juga, Kabid ketenagaan Disdik Barito Selatan, Isnah Cholisoh yang juga Ketua Yayasan Bina Insan Nusantara juga turut menyampaikan pesan, dari Bunda PAUD Kabupaten Barsel, Ardiani Palupi Deddy Winarwan.

Menurutnya, merdeka belajar episode ke-24 ini, ditekankan adanya tiga perubahan, yang pertama adalah menghilangkan tes calistung dalam PPDB SD. Perubahan yang kedua adalah, menerapkan masa pengenalan lingkungan sekolah bagi peserta didik baru selama dua minggu pertama. Sedangkan perubahan ketiga, satuan pendidikan menerapkan pembelajaran yang membangun enam kemampuan fondasi anak.

Adapun enam kemampuan fondasi itu yaitu mengenal nilai agama dan budi pekerti, keterampilan sosial dan bahasa untuk berinteraksi, kematangan emosi untuk kegiatan di lingkungan belajar, kematangan kognitif untuk melakukan kegiatan belajar seperti kepemilikan dasar literasi dan numerasi, pengembangan keterampilan motorik dan perawatan diri untuk berpartisipasi di lingkungan belajar secara mandiri, dan pemaknaan terhadap belajar yang positif. (ena/ko)