Beras Kalteng Bisa Dipasok ke IKN

oleh
oleh
PERHATIKAN PANGAN: Presiden Joko Widodo bertatap muka dengan masyarakat di halaman Gedung Bulog, Palangka Raya, Rabu sore (26/6). Foto atas, Presiden saat mengunjungi Desa Bapeang, Kabupaten Kotim.

“Tiap pompa memiliki target luas pelayanan yang ambisius, dengan masing-masing pompa 3 inch mampu mengairi 10 hektare per musim tanam, sementara pompa 4 inch mampu menggarap 15 hektare, dengan total luas 1.215 hektare untuk tiga musim tanam,” jelasnya.

Dalam kunjungan ke Kotim, Jokowi juga menyambangi Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) untuk mengecek harga pangan. Ia mengaku kaget lantaran harga pangan di wilayah Kotim terbilang stabil. Bahkan Presiden menyebut, harga bahan pokok di pasar yang ia kunjungi itu hampir sama dengan harga pangan di Pulau Jawa.

“Saya lihat harga barang sangat normal. Bawang merah dan putih Rp40 ribu, ayam Rp38 ribu, sama dengan di Jawa. Itu bagus. Saya juga kaget ternyata harganya hampir sama di Jawa,” ujarnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, bahan pangan yang dikirim dari luar tidak terlalu memengaruhi harga pasar di Kotim. Hal itu dikarenakan pasokan hingga pendistribusian ke pasar lancar, sehingga harga jual terjangkau.

Baca Juga:  UPR Tuan Rumah Rapat Tahunan ke-XLVI BKS-PTN Wilayah Barat

“Faktanya harga di pasar masih sama seperti di Jawa. Artinya pasokan, distribusi, transportasi itu lancar. Saya tadi mengecek langsung itu,” terangnya.

Pada hari yang sama, Jokowi juga berkunjung ke Kabupaten Katingan untuk mengecek harga sembako di pasar Kota Kasongan, lalu dilanjutkan dengan kunjungan ke RSUD Mas Amsyar Kasongan.

“Di Katingan sama di Kotawaringin Timur, saya lihat harga-harga juga sama. Hampir sama, malah di sini lebih murah. Bawang putih 40 ribu per kg, bawang merah 40 ribu per kg, lebih murah, daging ayam 38 ribu. Semua sama, baik-baik,” ungkap Presiden Jokowi kepada wartawan di RSUD Mas Amsyar Kasongan.