Tim Kesenian Barsel Ikuti World Championship of Folklore di Belgia

oleh
oleh
DILEPAS: Pemkab Barsel berangkatkan tim kesenian seni budaya Sanggar Tari Ranu Mareh mengikuti World Championship Of Folklore di Belgia, Senin (26/8).

BUNTOK-Tim Seni Budaya Sanggar Tari Ranu Mareh, Desa Mabuan, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan kembali akan berangkat dan memperkenalkan tarian tradisional khas Dayak Barito Selatan ke Eropa.

Seluruh anggota sanggar tari yang akan berangkat dilepas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Barsel, Rahmat Nuryadin, di Aula Kantor Bupati Barito Selatan, Senin (26/8).

Pj Bupati Barsel, Deddy Winarwan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Rahmat Nuryadin menyampaikan, Disporaparbud didukung oleh Disdagkop UKM bersama sanggar tari Ranu Mareh untuk dapat mengemban tugas dan amanat dengan baik.

“Tim Kesenian dan UMKM akan bertolak ke Bulgaria, guna mengikuti XIV World Championship of Folklore, yang dilaksanakan di negara Bulgaria yang diikuti beberapa negara di dunia, dan Barito Selatan menjadi kabupaten yang mewakili Indonesia, yang diundang langsung oleh EAFF (The European Of Folklore Festivals),’’ jelas Rahmad Nuryadin.

Atas nama Pj Bupati Barsel, Deddy Winarwan, asisten III mengucapkan, terima kasih kepada semua masyarakat tanpa terkecuali yang telah mendukung semua kegiatan pembangunan di wilayah Barito Selatan. Semua yang terlibat dan berperan dalam kegiatan, dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Baca Juga:  Bupati Hadiri Al Hidayah Berbagi

“Perkenalkan kabupaten yang kita cintai ini, jaga nama baik Barito Selatan, membawa bendera Barito Selatan, Kalimantan Tengah dan Indonesia ke kancah dunia, diharapkan semua tim dapat tampil maksimal,’’ harapnya.

Kadisporaparbud Kabupaten Barsel, Manat Simanjuntak menambahkan, kontingen yang akan tampil di acara Folklore ke XIV World Folk 2024 dan promosi peluang investasi melalui seni dan budaya tahun 2024, di Eropa atas undangan langsung dari panitia. “Suatu kebanggan bagi Kabupaten Barito Selatan bisa mewakili Kalteng, bahkan Indonesia untuk mengikuti kejuaraan tingkat dunia. Diharapkan UMKM yang ditampilkan dapat membuka peluang investasi bagi dunia luar untuk lebih mengenal Barito Selatan,” tandasnya. (ena/ko)