Barsel Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Banjir

oleh
oleh
ANTISIPASI: Jajaran dari Pemkab Barsel dan unsur forkopimda menggelar rapat koordinasi antisipasi banjir.

Buntok, kaltengonline – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel) menggelar rapat koordinasi intensif di Aula Bappeda Barsel guna mempersiapkan diri menghadapi ancaman banjir yang diprediksi semakin parah pada tahun 2024. Rapat ini dihadiri oleh berbagai stakeholder penting, termasuk Forkopimda, Polres, Dandim, Ketua DPRD, BPBD, BMKG, serta perwakilan KPU dan Bawaslu.

Penjabat (Pj) Bupati Barsel, Deddy Winarwan, mengungkapkan, curah hujan tinggi dalam dua minggu terakhir telah menyebabkan 11 desa terendam. “Ketinggian air di Dermaga Pasar Lama telah mencapai 13,65 meter. Jika tidak segera ditangani, bisa mencapai 14 meter yang berpotensi menyebabkan banjir di Buntok,” jelasnya, Kamis (24/10)

Dalam rapat tersebut, semua pihak sepakat untuk meningkatkan status siaga bencana mengingat dampak banjir yang sudah mulai dirasakan oleh masyarakat. Deddy menegaskan bahwa Pemkab Barsel telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi guna menghadapi potensi terburuk, meskipun berharap wilayahnya dapat terhindar dari bencana.

Baca Juga:  Ramadan Momentum Bersihkan Jiwa dan Perkuat Tali Persaudaraan

Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel, Eddy Purwanto, menambahkan bahwa BPBD telah melakukan pemetaan daerah rawan banjir serta memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan personel untuk situasi darurat. “Anggaran penanganan bencana sudah disiapkan, dan kami mengimbau masyarakat agar waspada serta segera melaporkan perkembangan situasi,” ujarnya.

Eddy juga menekankan pentingnya persiapan jelang Pilkada serentak pada 27 November mendatang. “Kami sudah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk memastikan proses Pilkada berjalan aman dan lancar,” tambahnya

Rapat koordinasi ini diharapkan memperkuat kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi bencana banjir, dengan dukungan logistik yang cukup dan komitmen kuat dari semua pihak untuk melindungi masyarakat dari dampak yang lebih luas. (ner/ko)