Bagi Generasi Muda dalam Persaingan Dunia Kerja
Palangka Raya, kaltengonline – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Siti Nafsiah, menyebut bahwa generasi muda harus memiliki keterampilan dan pengetahuan yang memadai agar dapat bersaing di dunia kerja.
Dia menilai, bahwa pendidikan serta pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri harus diperkuat agar mereka siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Dalam menghadapi era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, generasi muda harus menguasai berbagai bidang keilmuan serta keterampilan praktis. Ini menjadi faktor penting dalam membekali mereka agar lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja yang terus berubah,” katanya, Senin (17/2).
Menurut Siti Nafsiah, selain keterampilan teknis, generasi muda juga perlu memiliki kemampuan soft skills, seperti komunikasi yang baik, kreativitas, pemecahan masalah, serta kemampuan beradaptasi. Soft skills ini dianggap sebagai aspek penting dalam menghadapi tantangan di dunia kerja.
“Dengan memiliki wawasan luas dan keterampilan yang beragam, generasi muda akan lebih kompetitif di pasar kerja, membuka lebih banyak peluang, serta meningkatkan daya saing mereka,” jelasnya
Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik dalam dunia pendidikan. Menurutnya, program pelatihan, magang, serta pendampingan perlu diterapkan sejak dini agar generasi muda lebih siap dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.
“Investasi dalam peningkatan keterampilan dan pengetahuan generasi muda tidak hanya berdampak positif bagi mereka secara individu, tetapi juga turut berkontribusi pada kemaj u a n d a n daya saing daerah secara keseluruhan,” pungkasnya. (ovi/ ens/ko)