Palangka Raya, Kaltengonline.com – Masyarakat diresahkan dengan temuan takaran minyak goreng merek MINYAKITA yang seharusnya 1 liter, namun hanya berisi 750 ml. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuktikan hal tersebut saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Dalam sidak tersebut, ditemukan kemasan MINYAKITA yang mencantumkan takaran 1 liter, tetapi setelah ditakar ulang, volumenya hanya 750 ml. Temuan ini sontak memicu kehebohan di masyarakat.
Menanggapi permasalahan ini, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, memastikan bahwa di wilayah Palangka Raya, MINYAKITA dengan takaran 1 liter masih dalam kondisi stabil.
“Saat sidak kemarin di salah satu pedagang, kita lihat kemasannya tetap ada yang 1 liter, kemasannya begitu juga dengan kemasan kecil, masih stabil. MINYAKITA kurang diminati karena banyaknya pilihan merek lain yang lebih populer, seperti Bimoli,” ujarnya.
Terkait langkah selanjutnya, Samsul menyatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan produsen dan penyuplai.
“Sidak memerlukan beberapa tahapan, jadi kami akan memastikan kondisi di lapangan terlebih dahulu. Penyuplai MINYAKITA tidak hanya Bulog, masih ada beberapa pihak lain yang ditunjuk pemerintah. Oleh karena itu, kami akan melakukan cross-check lebih lanjut,” jelasnya.(wel)