Tanpa KTP, Warga Sakit di Barsel Tetap Bisa Dirawat Berkat Respons Cepat Pemkab

oleh
oleh
KUNJUNGAN: Wabup Barsel, Khristianto Yuda (kiri baju putih) bersama Idariani, Ketua Komisi I DPRD Barsel menjenguk pasien di Rumah Sakit Jaraga Sasameh Buntok, Minggu (13/7).
KUNJUNGAN: Wabup Barsel, Khristianto Yuda (kiri baju putih) bersama Idariani, Ketua Komisi I DPRD Barsel menjenguk pasien di Rumah Sakit Jaraga Sasameh Buntok, Minggu (13/7).

BUNTOK, Kaltengonline.com – Kekompakan antarinstansi di Kabupaten Barito Selatan berhasil menyelamatkan seorang warga yang tengah sakit parah, meski tak memiliki biaya berobat dan identitas resmi berupa KTP.

Kejadian ini bermula dari laporan masyarakat kepada Bupati Barito Selatan, terkait kondisi seorang warga yang tengah menderita sakit, namun tidak mampu membiayai pengobatannya. Pasien tersebut juga diketahui tidak memiliki tanda pengenal.

Menanggapi laporan itu, RSUD Jaraga Sasameh Buntok bersama Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Barsel bergerak cepat. Berkat koordinasi lintas instansi, pasien akhirnya bisa dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:  Bupati Barito Selatan Serahkan LKPD 2025 ke BPK, Tegaskan Komitmen Transparansi

Wakil Bupati Barito Selatan, Khristianto Yudha bersama istri yang juga Plh Sekretaris Daerah, Ita Minarni langsung mengunjungi pasien tersebut di ruang perawatan RSUD Jaraga Sasameh Buntok.

“Pemerintah Kabupaten Barito Selatan akan selalu siap membantu warga yang kurang mampu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit,” ucap Khristianto Yudha saat menjenguk pasien, kemarin.

Langkah cepat dan perhatian langsung dari pemerintah daerah ini menunjukkan komitmen Pemkab Barsel dalam menjamin hak kesehatan setiap warganya, tanpa memandang status ekonomi maupun kelengkapan administrasi.
(ner/ko)