PANGKALAN BUN, Kaltengonline.com — Sebuah pohon apel hias tumbang dan menimpa sepeda motor warga di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kamis malam, 17 Juli 2025. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 21.20 WIB saat cuaca berawan, memicu respons cepat dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat.
Menindaklanjuti laporan masyarakat yang di terima oleh personel regu 3 piket malam, tim BPBD Kobar bersama unsur Tagana, relawan Huna Singg koah Itah, dan IEA Pangkalan Bun langsung meluncur ke lokasi pada pukul 21.30 WIB. Dengan sigap, tim melakukan pengamanan area, memotong batang pohon, dan membersihkan material yang menutup akses jalan.
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kobar, Martogi, SH mengatakan bahwa penyebab tumbangnya pohon disebabkan oleh kondisi batang yang sudah lapuk dan sering diterpa angin saat cuaca ekstrem. “Pohon ini memang sudah rapuh.
Kombinasi angin malam dan kelembaban tinggi mempercepat kerobohannya. Untung saja tidak ada korban jiwa,” ujar Martogi di lokasi kejadian.
Akibat kejadian ini, satu unit sepeda motor milik warga bernama Rudi yang terparkir di pinggir jalan mengalami kerusakan sedang. Selain itu, kabel PLN di sekitar titik tumbangnya pohon juga putus, menyebabkan gangguan listrik di lingkungan sekitar. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
Proses penanganan selesai pada pukul 22.45 WIB tanpa kendala berarti. Tim menggunakan 1 unit mobil peralatan, 3 unit motor trail TRC, chainsaw, tali, dan trapicon dalam operasi malam tersebut. Kerja sama yang baik antara BPBD, relawan, dan warga sekitar membuat evakuasi berjalan cepat dan lancar.
Martogi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan tidak parkir atau berlindung di bawah pohon besar, terutama saat cuaca tak menentu. “Kami akan intensifkan pemantauan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di wilayah padat aktivitas. Keselamatan warga adalah prioritas,” pungkasnya. (ko)







