KASONGAN – Wakil Bupati Katingan Firdaus, mengimbau seluruh warga Kabupaten Katingan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana banjir, seiring masuknya musim penghujan. Peringatan ini disampaikan menyusul curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir, yang dikhawatirkan dapat memicu bencana alam. “Daerah kita di Katingan dikenal sebagai salah satu daerah rawan banjir saat musim hujan tiba,” kata Firdaus kepada Kalteng Pos, Senin (15/9).
Firdaus menyatakan kekhawatirannya bahwa hujan yang terus-menerus dapat menyebabkan luapan air sungai yang signifikan. Mengingat kondisi geografis Katingan yang rentan. Dia menekankan pentingnya kesiapsiagaan dari seluruh lapisan masyarakat, dan lembaga terkait untuk memitigasi dampak yang mungkin terjadi. “Imbauan ini menjadi pengingat bagi warga Katingan untuk mengambil langkah-langkah antisipatif. Seperti membersihkan saluran air dan menyiapkan rencana evakuasi jika diperlukan,” tuturnya.
Untuk memastikan penanganan yang cepat dan efektif, Firdaus juga meminta seluruh pihak terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pihak kecamatan, dan pemerintah desa, untuk berada dalam kondisi siaga. Dia menginstruksikan agar mereka secara aktif memantau kondisi di wilayah Katingan, mulai dari hulu hingga hilir, guna mendeteksi tanda-tanda awal potensi banjir. Koordinasi lintas sektor ini diharapkan dapat menciptakan sistem peringatan dini yang lebih responsif dan akurat.
Selain upaya pemantauan, Wakil Bupati Katingan juga menekankan pentingnya respons cepat jika bencana banjir benar-benar terjadi. Firdaus meminta semua pihak untuk bertindak cepat tanggap dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak. “Bantuan yang dimaksud mencakup evakuasi, penyediaan logistik, dan pelayanan kesehatan bagi para korban. Kesiapsiagaan ini dianggap penting untuk meminimalkan kerugian material dan korban jiwa,” ucapnya.
Dengan adanya imbauan ini, pemerintah Kabupaten Katingan menunjukkan komitmennya dalam mengantisipasi dan menangani potensi bencana. Masyarakat diharapkan tidak mengabaikan peringatan ini dan secara proaktif mengambil peran dalam menjaga keselamatan diri dan lingkungan. “Kerjasama antara pemerintah dan warga menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan musim penghujan ini demi terciptanya Kabupaten Katingan yang lebih tangguh,” tandasnya.(eri)







