PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Hingga pertengahan September 2025, sebanyak 42 ribu lebih murid di Kota Palangka Raya telah menerima manfaat dari program Sekolah Penerima Program Gizi (SPPG). Dari total 20 dapur SPPG yang ditargetkan pemerintah, saat ini 12 sudah beroperasi penuh, sementara 3 lainnya masih dalam tahap renovasi. Dengan begitu, hingga 15 September 2025, jumlah total dapur yang tersedia mencapai 15 titik.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Pj Sekda Kota Palangka Raya, Arbert Tombak, menjelaskan target besar program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini adalah menyasar 75.117 peserta didik. Namun, hingga kini capaian penerima manfaat masih berada di angka 42 ribu lebih siswa.
“ Yang pertama, kita menyatukan data. Kalau tadi data target BGN untuk wilayah Kota Palangka Raya sebanyak 75.117 orang. Target ke depan, tapi hari ini masih di angka 42 ribu sekian-sekian,” ucap Arbert Tombak, Rabu (17/9).
Arbert merinci, dari target 20 dapur SPPG, baru 12 yang operasional, sementara 3 dapur lainnya masih dalam proses perbaikan. “Masih dalam proses, dari hasil laporan Korwil BGN Kota Palangka Raya. Harapan kita ke depan, pertama data harus lebih solid,” katanya.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pemerintah kota bersama stakeholder terkait juga menyepakati untuk mendorong pembentukan lima SPPG baru.
Selain itu, Arbert juga mengajak para camat, lurah, serta peran aktif PKK untuk melakukan pemetaan distribusi makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, terutama yang berada di wilayah pinggiran sungai.
“Kami mendorong seluruh camat dan lurah bersama PKK untuk bisa melakukan pemetaan terhadap pendistribusian atau pemenuhan makanan bergizi kepada anak-anak sekolah di kelurahan yang berada di bantaran sungai. Itu kan daerah yang tidak terjangkau melalui ketentuan BGN yang ada,” ungkapnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemko Palangka Raya berharap target 75 ribu lebih peserta didik penerima MBG bisa tercapai, sekaligus memperluas pemerataan gizi anak-anak di seluruh kawasan kota, termasuk di wilayah yang sulit dijangkau. (ham/ans/ko)







