Kolaborasi Penting untuk Cegah Penyakit Menular

oleh
oleh
Wakil Bupati Katingan Firdaus

Katingan, kaltengonline.com – Wakil bupati Katingan Firdaus menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mencegah dan mengendalikan penyakit menular di daerah. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan penanganan penyakit seperti demam berdarah, TBC, dan malaria tidak bisa hanya mengandalkan peran tenaga kesehatan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah desa hingga keluarga.

Firdaus menyampaikan bahwa upaya pencegahan penyakit menular harus dilakukan secara terpadu. Ia mencontohkan, program kebersihan lingkungan, peningkatan sanitasi, serta edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) harus melibatkan semua pihak. “Kita tidak bisa bekerja sendiri. Pencegahan penyakit menular butuh kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat,” ujarnya.

Firdaus juga menyoroti pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Menurutnya, kasus penyakit menular banyak muncul akibat rendahnya kesadaran terhadap sanitasi dan pengelolaan sampah. Ia mendorong agar gerakan gotong royong bersih lingkungan kembali digalakkan di setiap desa. “Satu nyamuk bisa menularkan penyakit kepada banyak orang. Kalau semua warga peduli, maka ancaman ini bisa kita cegah bersama,” tegasnya.

Baca Juga:  Bupati Serahkan Bantuan Rp 364 Juta untuk Korban Kebakaran

Pemerintah Kabupaten Katingan melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat sistem deteksi dini dan surveilans penyakit menular.

Firdaus menambahkan, kolaborasi juga perlu diperluas dengan sektor pendidikan untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada pelajar. Sekolah diharapkan menjadi pusat edukasi kesehatan dan kebersihan. “Anak-anak harus dibiasakan hidup sehat dari sekolah. Mereka adalah agen perubahan di keluarga dan masyarakat,” katanya.(bud)