Hadapi Penurunan Dana Transfer, Bupati Dorong Inovasi Keuangan Daerah

oleh
oleh
Bupati Katingan Saiful

KASONGAN, kaltengonline.com – Bupati Katingan Saiful menyoroti tantangan penurunan Dana Transfer ke Daerah pada tahun anggaran 2026, yang menuntut kreativitas dan inovasi dalam memperkuat sumber pendapatan daerah tanpa menambah beban masyarakat.

Dalam paparannya pada Rapat Paripurna DPRD Katingan, Saiful menjelaskan, total pendapatan daerah tahun 2026 direncanakan sebesar Rp1,188 triliun, yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp102,45 miliar, Pendapatan Transfer Rp1,078 triliun, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Rp7,05 miliar.

Sementara itu, belanja daerah direncanakan sebesar Rp1,238 triliun, sehingga terjadi defisit sekitar Rp50,41 miliar. Defisit ini akan ditutup melalui penerimaan pembiayaan sebesar Rp55,41 miliar, menghasilkan pembiayaan neto Rp50,41 miliar.

Baca Juga:  Bupati Katingan Serahkan Penghargaan Pengelolaan Anggaran Terbaik dan DPA-SKPD 2026

Saiful menyebut, meskipun terjadi tekanan pada sisi pendapatan, Pemkab Katingan berkomitmen untuk menjaga keseimbangan fiskal dan mendorong efisiensi belanja daerah. “Tantangan ini akan kita jawab dengan memperluas sumber-sumber keuangan daerah dan meningkatkan kinerja PAD,” tegasnya pada 6 November 2025.

Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD, TAPD, dan seluruh perangkat daerah atas kerja keras dalam penyusunan KUA-PPAS 2026. “Proses ini menjadi bukti nyata sinergi kita dalam membangun kesejahteraan masyarakat Katingan,” pungkasnya.(eri)