PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (DP3APPKB) menggelar Rapat Koordinasi Pembangunan Kesetaraan Gender tingkat kabupaten/ kota se-Kalimantan Tengah. Kegiatan berlangsung di aula Bawi Bahalap lantai 2 Kantor DP3APPKB Kalteng, Rabu (19/11).
Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, dalam sambutannya menekankan bahwa percepatan pembangunan kesetaraan gender harus menjadi komitmen bersama seluruh perangkat daerah, bukan hanya tugas satu instansi.
“Rakor ini strategis untuk menyatukan langkah kita dalam mempersempit kesenjangan gender. Masih ada ketimpangan di sejumlah sektor sehingga diperlukan kebijakan pembangunan yang benarbenar responsif gender,” ujarnya.
Leonard menyampaikan, Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan amanat nasional yang wajib diimplementasikan secara konsisten mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi program.
“PUG harus terintegrasi di seluruh OPD. Komitmen pimpinan perangkat daerah menjadi kunci agar pelaksanaannya tidak berhenti hanya pada dokumen, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga meminta penguatan kelembagaan pelaksana PUG, baik di provinsi maupun kabupaten/ kota. Menurutnya, Pokja PUG dan para focal point harus lebih aktif melakukan pendampingan, koordinasi, dan monitoring ke daerah.
“Saya berharap rakor ini melahirkan langkah tindak lanjut yang jelas agar percepatan pembangunan kesetaraan gender di Kalteng semakin terasa,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala DP3APPKB Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan bahwa rakor diselenggarakan berdasarkan sejumlah regulasi nasional, termasuk Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 dan Perda Kalteng Nomor 4 Tahun 2014 tentang PUG.
“Rakor ini bertujuan menyelaraskan kebijakan pembangunan gender antara provinsi dan kabupaten/ kota, memperkuat peran OPD penggerak serta Pokja PUG, dan meningkatkan pemahaman peserta terkait penyusunan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender,” katanya. (*rif/ans/ko)







