Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah melalui penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) pra maupun pasca panen bagi kelompok tani di berbagai kabupaten. Bantuan ini merupakan program strategis yang difasilitasi melalui APBD Provinsi Tahun Anggaran 2025 sebagai bentuk keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan petani.
Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, S.Ikom, menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian tidak boleh ditunda, karena pangan adalah pondasi pembangunan bangsa. “Petani adalah garda terdepan yang menjaga dapur masyarakat tetap mengepul. Tugas kami memastikan mereka memiliki alat yang layak, modern, dan mempermudah kerja di lapangan,” tegas Agustiar dalam sambutannya, Senin (8/12).
Pada kategori alsintan pra-panen, Pemprov Kalteng menyalurkan 115 unit berbagai jenis alat seperti excavator mini, traktor roda empat, cultivator, rotavator, mesin potong rumput, hand sprayer, traktor perahu, hingga kendaraan roda tiga. Beragam dukungan ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat pengolahan lahan, dan memangkas biaya produksi bagi para petani di Kalimantan Tengah.
Sementara itu, untuk alsintan pasca-panen, Pemprov juga memberikan satu unit Combine Harvester Besar (CHB) yang berfungsi mempercepat proses panen padi dalam skala besar. Bantuan ini juga difasilitasi melalui APBD Provinsi Tahun 2025 dan dikoordinasikan bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Provinsi Kalteng yang dipimpin H. Edy Pratowo, S.Sos., M.M.
Gubernur Agustiar Sabran menambahkan bahwa modernisasi alat pertanian merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam menekan potensi kehilangan hasil panen dan meningkatkan kualitas produksi pangan daerah. “Kalau kita ingin petani sejahtera, maka teknologi harus masuk ke sawah, bukan hanya jadi wacana. Pemerintah hadir, dan akan terus hadir, untuk memastikan pertanian Kalteng makin maju dan mandiri,” ucapnya.
Ia juga berpesan agar seluruh kelompok tani menjaga, merawat, dan memanfaatkan alsintan dengan sebaik-baiknya demi peningkatan produksi berkelanjutan. “Jangan lelah membangun daerah. Apa yang kita tanam hari ini, akan dinikmati anak cucu kita nanti. Kalteng harus menjadi lumbung pangan yang kuat, dan itu dimulai dari semangat petani yang tidak pernah padam,” tutup Gubernur.(bob)







