Harga Telur dan Minyak Goreng Berpotensi Naik Jelang Nataru
PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com–Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Bambang Irawan, menegaskan kesiapan daerah dalam menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang tinggal kurang dari dua pekan lagi. Ia menyebut, baik unsur eksekutif maupun legislatif telah bersiap melakukan pengawasan dan pemantauan guna mengantisipasi potensi lonjakan harga bahan pokok di tengah masyarakat.
Menurut Bambang, perhatian terhadap stabilitas harga sudah mulai dilakukan mengingat momen Nataru selalu diikuti peningkatan kebutuhan masyarakat. Pengawasan ini melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang bersentuhan langsung dengan sektor pangan.
“Oh iya, ini memang sudah mulai kita perhatikan karena sudah mendekati Natal dan Tahun Baru, berkaitan langsung dengan kebutuhan pokok masyarakat seperti Dinas Perdagangan, Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan,” ujarnya, Senin (15/12).
Ia menjelaskan dalam waktu dekat DPRD Kalimantan Tengah akan berkoordinasi dan menggelar rapat kerja bersama dinas-dinas terkait guna membahas kesiapan teknis di lapangan. Pembahasan tersebut mencakup penganggaran, ketersediaan stok bahan pangan, hingga kelancaran distribusi.
“Kita akan melakukan rapat kerja bersama dinas-dinas terkait untuk membahas kesiapan mereka menghadapi Natal dan Tahun Baru, termasuk soal penganggaran, stok bahan pangan, dan distribusi,” sebutnya. Meski hingga saat ini belum menerima laporan maupun keluhan signifikan dari masyarakat terkait lonjakan harga bahan pokok, Bambang menekankan kewaspadaan tetap diperlukan sebagai langkah antisipatif sejak dini.
“Tapi memang ada beberapa bahan pokok yang perlu kita waspadai, seperti telur dan minyak goreng. Biasanya menjelang hari-hari besar keagamaan, dua komoditas itu yang paling rawan mengalami kenaikan,” tegasnya. (afa/ala/ko)







