Pangkalan Bun, Kaltengonline.com – Keseriusan cabang olahraga sepak bola Kotawaringin Barat menatap Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII kian terlihat. Askab PSSI Kobar memilih strategi jemput bola dengan turun langsung ke kecamatan-kecamatan untuk menyeleksi pemain terbaik putra dan putri, sebagai fondasi membangun tim yang kompetitif.
Ketua Askab PSSI Kobar, Muhammad Toha, menyampaikan bahwa proses pencarian talenta sejatinya telah dimulai sejak gelaran Bupati Cup beberapa waktu lalu. Turnamen tersebut dimanfaatkan sebagai ajang pemantauan awal, khususnya untuk pemain U-19 yang dinilai memiliki potensi berkembang dan siap ditempa ke level lebih tinggi.
“Bupati Cup menjadi pintu awal seleksi. Dari sana kami melihat karakter, teknik, dan mental bertanding para pemain,” ujar Toha, Minggu (4/1/2026).
Memasuki tahap lanjutan, Askab PSSI Kobar memperluas jangkauan seleksi dengan mendatangi langsung wilayah kecamatan. Langkah ini diambil agar proses penjaringan lebih adil dan merata, sekaligus membuka ruang bagi talenta lokal yang selama ini belum tersentuh pembinaan formal.
Seleksi telah dilaksanakan di Kecamatan Kotawaringin Lama dan berlanjut di Pangkalan Lada. Agenda berikutnya dijadwalkan berlangsung di Kecamatan Pangkalan Banteng serta Arut Utara, dengan partisipasi pemain yang terus meningkat dari hari ke hari.
Toha menegaskan, target sepak bola Kobar di Porprov XIII tidak sekadar berpartisipasi. Sebagai tuan rumah, Kobar membidik prestasi tertinggi. “Kami ingin membangun tim yang solid sejak awal, memiliki mental juara, dan mampu menjawab harapan masyarakat dengan prestasi emas di kandang sendiri,” tegasnya. (ko)







