Gerakan Nol Lubang Digeber, PUPR Kobar Tambal Seribu Titik Jalan Rusak

oleh
oleh

Pangkalan Bun, kaltengonline.com — Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan melalui program Gerakan Nol Lubang. Program yang dijalankan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ini menjadi langkah konkret untuk menjawab keluhan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di sejumlah wilayah.

Kepala Dinas PUPR Kotawaringin Barat, Hasyim Mualim, menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 pihaknya telah menyelesaikan perbaikan di sekitar 1.000 titik lubang yang tersebar di berbagai ruas jalan. Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh Satuan Tugas Bina Marga (Satgas BM) secara bertahap dan terukur.

“Gerakan nol lubang ini akan terus kami lanjutkan. Tahun 2026 kami tetap konsisten melakukan perbaikan jalan agar kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan bisa semakin terjamin,” ujar Hasyim saat ditemui, Selasa (6/1/2026).

Ia menjelaskan, perbaikan jalan tidak hanya berfokus pada tambal sulam semata, tetapi juga mempertimbangkan tingkat kerusakan dan volume lalu lintas. Dengan demikian, penanganan dapat dilakukan lebih efektif dan memberikan dampak langsung bagi aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Hadapi Mudik Lebaran 2026, Kobar Siapkan Posko Terpadu dan Benahi Jalur Utama

Menurut Hasyim, program tersebut merupakan arahan langsung dari Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, yang menekankan pentingnya kehadiran pemerintah dalam menjawab persoalan dasar masyarakat, terutama infrastruktur jalan yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.

“Ini adalah bagian dari komitmen Ibu Bupati agar jalan-jalan di Kobar semakin layak dan aman dilalui. Kami di PUPR siap melaksanakan arahan tersebut secara berkelanjutan,” kata Hasyim.

Ke depan, Dinas PUPR Kobar berharap dukungan dan partisipasi masyarakat terus terjalin, terutama dalam menyampaikan laporan kondisi jalan. Dengan kolaborasi yang baik, Gerakan Nol Lubang diharapkan mampu menciptakan konektivitas wilayah yang lebih baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.(bob)