Pemprov Kalteng Siapkan Peluncuran Kartu Huma Betang Februari 2026

oleh
oleh
kartu huma betang

PALANGKA RAYA, kaltengonline.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) tengah mempersiapkan peluncuran Kartu Huma Betang yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026. Program strategis ini menjadi salah satu instrumen utama dalam memperkuat pembangunan berbasis desa sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dan Senam Bersama di halaman Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (9/1).

Leonard menjelaskan, peluncuran Kartu Huma Betang merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo. Program ini dirancang untuk memastikan berbagai layanan dan program pemerintah dapat menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa secara lebih terarah.

“Melalui Kartu Huma Betang, penyaluran manfaat pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga:  Memanas! Ahli Waris Ancam Tutup Total Aktivitas PT HAL Jika Abaikan Putusan Pengadilan dan Damang

Pemerintah daerah menilai keberadaan Kartu Huma Betang akan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat perdesaan terhadap berbagai program prioritas pemerintah. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat pemerataan pembangunan antarwilayah di Bumi Tambun Bungai.

Tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesejahteraan, Kartu Huma Betang juga menjadi simbol penguatan nilai kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi dasar pembangunan di Kalimantan Tengah. Nilai-nilai tersebut diharapkan tetap melekat dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan pemerintah daerah.

Pemprov Kalteng menargetkan seluruh perangkat daerah telah siap mendukung implementasi Kartu Huma Betang sebelum peluncuran resmi pada Februari 2026. Dengan kesiapan tersebut, program ini diharapkan dapat langsung memberikan dampak nyata bagi masyarakat penerima manfaat, khususnya di wilayah perdesaan. (ko)