Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Ribuan jamaah dengan penuh antusias memadati Masjid Agung Riyadlush Shalihin, Pangkalan Bun, saat Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Pemkab Kobar) menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Jumat (16/1). Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai penjuru datang berbondong-bondong untuk mengikuti majelis ilmu dan shalawat tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah, Wakil Bupati Suyanto, S.H., M.H., jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. Kehadiran pimpinan daerah menunjukkan komitmen Pemkab Kobar dalam membersamai umat pada momentum-momentum keagamaan yang sarat nilai spiritual.
Peringatan Isra Mikraj kali ini semakin istimewa dengan kehadiran pendakwah nasional H. Muchamad Iqdam Kholid atau yang dikenal sebagai Gus Iqdam. Dai muda tersebut berhasil menarik perhatian jamaah, khususnya kalangan generasi muda, yang tampak khusyuk mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Dalam sambutannya, Bupati Hj. Nurhidayah mengajak seluruh masyarakat menjadikan Isra Mikraj sebagai momentum muhasabah diri untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Menurutnya, peristiwa agung Isra Mikraj mengandung pesan penting tentang kewajiban shalat serta pembentukan akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat.
“Melalui peringatan Isra Mikraj ini, mari kita perkuat hubungan kita dengan Allah SWT sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat. Pemerintah daerah akan terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius dan berakhlak,” ujar Hj. Nurhidayah.
Sementara itu, tausiyah Gus Iqdam yang disampaikan dengan bahasa sederhana, penuh hikmah, dan diselingi shalawat, mampu menyentuh hati jamaah. Suasana masjid pun dipenuhi ketenangan dan kekhusyukan, menjadikan peringatan Isra Mikraj 1447 Hijriah ini sebagai sarana refleksi spiritual serta penguat persatuan antara pemerintah dan masyarakat Kotawaringin Barat.(bob)







