Akses Vital Warga Mentaya Hulu Dikebut

oleh
oleh
MEMANTAU: Anggota DPRD Kotim dari Daerah Dapil V, Andi Lala, Hendra Sia dan Muhammad Abadi saat turun langsung memantau kondisi lapangan, Jumat (16/1).
MEMANTAU: Anggota DPRD Kotim dari Daerah Dapil V, Andi Lala, Hendra Sia dan Muhammad Abadi saat turun langsung memantau kondisi lapangan, Jumat (16/1).

DPRD Turun Langsung ke Lapangan

SAMPIT, Kaltengonline.com – Upaya percepatan perbaikan ruas jalan di Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terus digenjot. Sejak hari pertama pengerjaan, tim teknis langsung memfokuskan pekerjaan pada titik-titik kerusakan terparah yang selama ini menjadi penyebab kemacetan dan rawan kecelakaan lalu lintas.

Anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Andi Lala, menyebutkan bahwa alat berat telah diturunkan untuk melakukan perataan badan jalan, sementara suplai material timbunan dilakukan secara intensif agar konstruksi jalan kembali kuat dan layak dilalui.

“Kami tidak ingin pekerjaan ini berlarut-larut. Begitu dimulai, langsung dikebut supaya masyarakat bisa segera merasakan dampaknya,” ujar Andi Lala, Jumat (16/1).

Memasuki hari ketiga pengerjaan, progres perbaikan disebut telah mencapai sekitar 80 persen. Sedikitnya 17 titik kerusakan ditangani secara bertahap, mencakup ruas jalan berstatus kewenangan kabupaten maupun provinsi. Pengerjaan diawali dari jalur atas yang mengalami kerusakan paling parah, kemudian berlanjut ke jalur bawah.

Percepatan perbaikan tersebut tidak lepas dari kolaborasi lintas pihak. Sejumlah perusahaan perkebunan yang beroperasi di wilayah Mentaya Hulu turut memberikan dukungan berupa material timbunan, alat berat, armada angkutan, hingga tenaga kerja. Dukungan juga datang dari unsur pemerintah kecamatan, kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat.

“Semangat kebersamaan sangat terasa. Ada yang membantu material, ada yang menyediakan alat dan kendaraan. Gotong royong inilah yang membuat pekerjaan bisa berjalan cepat,” ungkap politisi Partai Gerindra tersebut.

Selain Andi Lala, anggota DPRD Kotim dari Dapil V lainnya seperti Hendra Sia dan Muhammad Abadi juga turun langsung memantau kondisi lapangan. Kehadiran para wakil rakyat ini untuk memastikan pengerjaan berjalan optimal dan benar-benar menjawab kebutuhan warga, bukan hanya bersifat tambal sulam.

Ia menegaskan, kerusakan jalan di Mentaya Hulu selama ini berdampak besar terhadap aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat. Ruas tersebut menjadi jalur vital distribusi hasil pertanian dan perkebunan, sekaligus akses utama menuju sekolah serta fasilitas layanan kesehatan.

“Jika jalur ini rusak, seluruh aktivitas warga ikut terhambat. Karena itu kami kawal agar perbaikannya benar-benar tuntas dan manfaatnya bisa segera dirasakan,” tegasnya.

Ke depan, setelah penanganan darurat rampung, DPRD Kotim akan mendorong pemerintah daerah menyusun perencanaan jangka panjang agar persoalan jalan rusak di Mentaya Hulu tidak terus berulang, terutama saat intensitas hujan meningkat. (bah/ans/ko)