KUALA KAPUAS, Kaltengonline.com – Anggota DPRD Kabupaten Kapuas Yetty Indriana mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dan berbagai pihak yang telah menyalurkan beberapa paket bantuan kepada korban kebakaran di Kecamatan Kapuas Barat. Bantuan tersebut dinilai sebagai bentuk nyata kepedulian dan solidaritas terhadap warga yang tertimpa musibah.
Bantuan yang disalurkan berupa paket kebutuhan pokok dan perlengkapan dasar, di antaranya bahan pangan, sandang, serta kebutuhan harian lainnya yang sangat dibutuhkan warga pascakejadian kebakaran. Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respons darurat untuk membantu korban memenuhi kebutuhan mendesak.
Menurut Yetty, kehadiran pemerintah daerah dan unsur terkait di tengah masyarakat terdampak memberikan dampak positif, tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan material, tetapi juga dukungan moril bagi para korban agar tetap kuat dan bangkit dari musibah.
“Saya mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah, dinas terkait, relawan, serta pihakpihak lain yang telah menyalurkan beberapa paket bantuan kepada warga terdampak kebakaran. Ini menunjukkan adanya kepedulian dan kerja sama yang baik untuk membantu masyarakat,” ujar Yetty, Senin (19/1).
Politisi perempuan DPRD Kapuas ini berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para korban. Ia juga mendorong agar pendataan korban dilakukan secara akurat sehingga bantuan lanjutan dapat tepat sasaran, terutama bagi warga yang mengalami kerusakan rumah berat hingga kehilangan tempat tinggal.
Selain bantuan darurat, Yetty menilai perlu adanya langkah lanjutan berupa pendampingan sosial serta upaya pemulihan pascakebakaran. Hal ini penting agar warga terdampak dapat kembali menjalani aktivitas secara normal dan tidak berlarutlarut dalam kondisi kesulitan.
Di sisi lain, Yetty juga mengingatkan pentingnya langkah pencegahan kebakaran di kawasan permukiman, khususnya daerah dengan tingkat kepadatan tinggi. Ia mendorong peningkatan edukasi kepada masyarakat terkait keselamatan lingkungan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.
“Upaya pencegahan harus terus ditingkatkan, baik melalui sosialisasi kepada masyarakat maupun kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan kebakaran,” tambahnya. (art/ko)







