Jaga Kapuas Sebagai Lumbung Padi Kalteng

oleh
oleh
AUDIENSI: Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal LIP Kementerian Pertanian RI, Hermanto di Jakarta, Selasa (20/1).
AUDIENSI: Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal LIP Kementerian Pertanian RI, Hermanto di Jakarta, Selasa (20/1).

Bupati Wiyatno Ajukan Program Strategis Pertanian ke Kementan

JAKARTA, Kaltengonline.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas mengajukan sejumlah program strategis pertanian kepada Kementerian Pertanian (Kementan) RI guna menjaga peran Kapuas sebagai lumbung padi Kalimantan Tengah (Kalteng). Upaya tersebut disampaikan Bupati Kapuas H Muhammad Wiyatno saat audiensi dengan Kementerian Pertanian di Jakarta, Selasa (20/1).

Dalam audiensi bersama Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementan RI Hermanto, Bupati Kapuas menekankan pentingnya penguatan infrastruktur lahan dan irigasi, percepatan mekanisasi pertanian, serta pengembangan varietas padi unggul yang sesuai dengan karakteristik wilayah untuk meningkatkan produktivitas petani.

Wiyatno memaparkan bahwa Kabupaten Kapuas selama ini menjadi tulang punggung produksi padi Kalteng dengan kontribusi rata-rata sekitar 40 persen terhadap produksi padi provinsi dalam enam tahun terakhir. *Namun, penurunan produksi padi rata-rata sebesar 12 persen dalam kurun waktu 2019 hingga 2024 menjadi tantangan serius yang perlu segera diatasi,” ungkap Wiyatno yang saat itu didampingi Sekda Kapuas Dr Usis I Sangkai.

Kawasan sentra utama padi di Kabupaten Kapuas berada di Kecamatan Bataguh, Kapuas Kuala, Tamban Catur, dan Kapuas Timur. Kawasan strategis ini menguasai sekitar 57,3 persen lahan baku sawah dan menyumbang lebih dari 67 persen total produksi padi daerah, sehingga menjadi fokus utama penguatan program pertanian.

Baca Juga:  Rekonstruksi Jalan Mandomai–Mantangai–Timpah Perkuat Ekonomi Warga

Sejumlah usulan yang diajukan Pemerintah Kabupaten Kapuas meliputi pengembangan varietas padi unggul berproduktivitas tinggi dan revitalisasi varietas padi lokal, pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi pertanian, peningkatan bantuan alat dan mesin pertanian, optimalisasi lahan cetak sawah rakyat, serta rehabilitasi balai benih tanaman pangan beserta sarana pendukungnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian RI, Hermanto, menyampaikan apresiasi atas perencanaan dan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam mengembangkan sektor pertanian. Ia menegaskan bahwa usulan tersebut sejalan dengan kebijakan Kementerian Pertanian dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pangan nasional.

Hermanto juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar setiap program strategis pertanian dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, Kapuas diyakini tetap mampu mempertahankan perannya sebagai lumbung pangan Kalteng. (art/ko)