Kotim Gaungkan Gizi Optimal Lewat Rekor MURI, Siapkan Generasi Emas 2045

oleh
oleh
KEBERSAMAAN: Wabup Kotim, Irawati berfoto bersama siswa SMP Negeri 2 Sampit, Rabu (21/1).
KEBERSAMAAN: Wabup Kotim, Irawati berfoto bersama siswa SMP Negeri 2 Sampit, Rabu (21/1).

SAMPIT, Kaltengonline.com – Upaya membangun generasi sehat dan berkualitas di Kabupaten Kotawaringin Timur dimulai dari ruang-ruang kelas. Hal itu tercermin dalam kegiatan pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) edukasi gizi serentak yang digelar di SMP Negeri 2 Sampit, Rabu (21/1), bertepatan dengan Peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-66.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kotim Irawati dan menjadi bagian dari program edukasi gizi serentak yang dilaksanakan secara nasional di seluruh Indonesia. Kabupaten Kotim turut ambil bagian dengan menjadikan SMPN 2 Sampit sebagai salah satu sekolah peserta aktif dalam edukasi gizi serentak terbanyak.

Dalam sambutannya, Irawati menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.

“Saya menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Ahli Gizi Indonesia Persagi Kotim, Dinas Kesehatan Kotim, serta SMP Negeri 2 Sampit yang telah bekerja sama dan mendukung kegiatan ini sehingga dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.

Irawati secara khusus memberikan penghargaan kepada SMP Negeri 2 Sampit atas partisipasi aktif dan kontribusi luar biasa dalam kegiatan edukasi gizi serentak di sekolah terbanyak se-Indonesia. Capaian tersebut mengantarkan SMPN 2 Sampit meraih piagam penghargaan pada peringatan HGN tahun ini.

Baca Juga:  Pemkab Kotim Siapkan Rp400 Juta Tangani Jembatan Patah Sei Mentawa

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bukti bahwa sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan kesadaran pentingnya gizi seimbang sejak usia dini. Selain sebagai tempat belajar akademik, sekolah juga menjadi ruang penting dalam membentuk pola hidup sehat generasi muda.

“Prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua, khususnya masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur,” tambahnya.

Pada peringatan HGN ke-66 Tahun 2026, tema yang diangkat adalah Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045. Irawati menegaskan, tema tersebut mengandung pesan kuat bahwa kualitas gizi masyarakat saat ini akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

Ia menekankan, Generasi Emas 2045 hanya dapat terwujud apabila pemenuhan gizi seimbang dilakukan sejak dini, disertai dengan upaya pencegahan stunting dan berbagai permasalahan gizi lainnya melalui edukasi yang berkelanjutan.

“Kegiatan edukasi gizi serentak yang dilaksanakan hari ini merupakan langkah strategis dan sangat relevan dalam mendukung upaya pemerintah daerah meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, remaja, dan keluarga,” jelasnya. (mif/ans/ko)