MUARA TEWEH, Kaltengonline.com – Ketua Komisi II DPRD Barito Utara (Batara), H. Taufik Nugraha, memberikan apresiasi kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Barut atas rencana pembangunan instalasi pengolahan air (IPA) baru pada 2026.
Langkah strategis tersebut dinilai sebagai solusi konkret atas persoalan lama yang kerap dikeluhkan pelanggan, yakni distribusi air yang belum merata serta kualitas air yang sering keruh.
Komisi II DPRD Barut yang membidangi pemerintahan dan ekonomi, termasuk pembinaan terhadap BUMD seperti PDAM, memandang inisiatif ini sebagai terobosan penting. H. Taufik menegaskan, pembangunan IPA baru sangat mendesak guna meningkatkan kapasitas produksi sekaligus kualitas air baku yang diolah.
“Kami di DPRD, khususnya Komisi II, sangat mengapresiasi rencana PDAM membangun instalasi pengolahan air baru. Ini langkah tepat yang sudah lama dinantikan masyarakat,” ujar H. Taufik Nugraha, Senin (12/1).
Menurutnya, dua masalah utama yang sering dikeluhkan masyarakat, yakni distribusi air yang tidak lancar ke sejumlah wilayah layanan serta warna air yang keruh, terutama saat musim hujan, dipicu keterbatasan infrastruktur pengolahan yang ada. IPA baru diharapkan mampu mengolah air baku dengan teknologi yang lebih baik sehingga hasilnya lebih jernih dan memenuhi standar kesehatan.
“Distribusi yang tersendat dan air keruh adalah keluhan klasik. Dengan adanya IPA baru, kami berharap kapasitas produksi meningkat, jaringan distribusi bisa diperluas, dan yang terpenting, air yang sampai ke rumah pelanggan benar-benar bersih dan layak konsumsi,” paparnya.
H. Taufik menegaskan, Komisi II DPRD Barut akan mendukung penuh langkah PDAM, baik dalam aspek penganggaran maupun pengawasan pelaksanaannya. Ia juga mendorong agar perencanaan pembangunan IPA dilakukan secara matang, melalui studi kelayakan yang komprehensif serta proses pengadaan yang transparan.
“Kami akan dukung penuh. Yang terpenting, perencanaannya harus solid, tepat sasaran, dan manfaatnya benar-benar dirasakan seluruh pelanggan PDAM di Kabupaten Barito Utara. Ini investasi penting bagi kesehatan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya. (ren/ko)






