DPRD Kalteng Apresiasi Realisasi Pendapatan Daerah 2025 Hampir 100 Persen

oleh
oleh
Purdiono
Purdiono

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Tengah mengapresiasi kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng yang dinilai berhasil merealisasikan pendapatan daerah tahun 2025 hampir mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono sebagai evaluasi di awal tahun ini karena penting untuk melihat capaian sekaligus kendala dalam realisasi pendapatan daerah.

“Dari hasil pendapatan daerah tahun 2025 hampir mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan. Kecuali pajak kendaraan bermotor, karena pajak ini memang tidak mungkin tercapai akibat adanya kebijakan penghapusan atau pemutihan,” ujar Purdiono, Selasa (20/1).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa Komisi I DPRD Kalteng tetap memberikan apresiasi dan dukungan terhadap Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah atas kinerja yang telah dicapai.

Baca Juga:  Temuan 3 Jenazah di Area Tambang PT MUTU, DPRD Kalteng Minta Evaluasi Sistem Pengamanan

Optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) menjadi solusi penting di tengah keterbatasan fiskal daerah, terutama dengan adanya penurunan transfer dari pemerintah pusat.

“Bapenda tidak bisa berdiri sendiri. Perlu kerja sama dengan pemerintah kabupaten dan kota. Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 sudah diamanatkan adanya skema sharing pendapatan, baik 5 persen, 2,5 persen, maupun 10 persen dari pajak kendaraan bermotor dan bea balik nama kendaraan bermotor,” jelasnya.

Ia menegaskan Komisi I DPRD Kalteng mendukung penuh langkah-langkah Bapenda dalam meningkatkan pendapatan daerah. “Kami mendukung upaya peningkatan pendapatan daerah agar ketahanan fiskal semakin baik dan pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” pungkas Purdiono.(afa/ko)