Program MBG Momentum Strategis Wujudkan Generasi Emas

oleh
oleh
FOTO BERSAMA: Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran bersama jajaran di sela kegiatan pengarahan dan evaluasi Program MBG di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (22/1).
FOTO BERSAMA: Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran bersama jajaran di sela kegiatan pengarahan dan evaluasi Program MBG di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (22/1).

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai langkah strategis dalam menyiapkan generasi emas yang sehat dan berkualitas. Badan Gizi Nasional (BGN) pun memastikan pelaksanaan program tersebut berjalan sesuai tata kelola, mekanisme, dan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo menghadiri kegiatan pengarahan dan evaluasi Program MBG yang diikuti Kepala Satuan Pelaksana, yayasan, serta mitra pelaksana se-Kalteng. Kegiatan tersebut digelar di M Bahalap Hotel Palangka Raya, Kamis (22/1).

Dalam sambutan Gubernur yang disampaikan Wakil Gubernur Edy Pratowo, ditegaskan bahwa evaluasi ini menjadi momentum penting untuk memastikan pelaksanaan MBG di Kalimantan Tengah berjalan efektif, efisien, dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh BGN.

“Program MBG lahir dari komitmen Bapak Presiden untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan cerdas. Ini sejalan dengan visi kami di Kalimantan Tengah, menjadikan anak-anak sebagai aset masa depan Bumi Tambun Bungai yang berkualitas,” ujar Edy.

Baca Juga:  Gubernur Ajak Warga Wujudkan Spirit Isra Mikraj Lewat Kepedulian Sosial

Ia menambahkan, program MBG juga merupakan bagian dari upaya konkret pemerintah dalam menekan angka stunting secara sistematis dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur menekankan pentingnya pengawasan dalam tahap implementasi di lapangan. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat, mulai dari satuan pelayanan hingga mitra yayasan, menjaga integritas serta mutu makanan yang disalurkan kepada para penerima manfaat.

“Evaluasi ini diperlukan agar program berjalan tepat sasaran. Kita ingin memastikan asupan gizi yang telah ditetapkan benar-benar diterima siswa dengan kualitas yang terjaga,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen TNI (Purn) Dadang Hendrayudha, menyampaikan bahwa kegiatan pengarahan dan evaluasi ini menjadi langkah penting untuk memastikan tata kelola, mekanisme, serta petunjuk teknis pelaksanaan MBG dilaksanakan secara transparan dan sesuai regulasi.

Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci agar program MBG dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan gizi dan kesehatan anak-anak di daerah. (*rif/ko)