Temuan 3 Jenazah di Area Tambang PT MUTU, DPRD Kalteng Minta Evaluasi Sistem Pengamanan

oleh
oleh
Habib Sayid Abdurrahman
Habib Sayid Abdurrahman

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Anggota Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Habib Sayid Abdurrahman, menilai peristiwa penemuan tiga jenazah di kawasan PIT Suwalang, area PT MUTU yang berada di Desa Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai (GBA), menjadi alarm serius terhadap sistem pengamanan di lingkungan perusahaan tambang.

“Peristiwa ini sangat kami sesalkan dan menjadi duka bersama. Kami meminta pihak berwenang mengungkap secara terang benderang penyebab ditemukannya tiga jenazah di area pertambangan tersebut,” ujar Habib Sayid Abdurrahman, Jumat (23/1).

Komisi II DPRD Kalteng menekankan pentingnya evaluasi terhadap kewajiban pasca tambang yang dilaksanakan perusahaan. Ia mempertanyakan kondisi bekas area tambang yang diduga belum ditimbun atau direklamasi sesuai ketentuan sehingga berpotensi menimbulkan bahaya bagi masyarakat sekitar.

“Pengusutan ini perlu melibatkan instansi terkait untuk mengetahui sejauh mana perusahaan telah menjalankan kewajiban dalam aktivitas penambangan dan pasca tambang sesuai SOP dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Habib berharap kejadian tragis ini dapat menjadi pelajaran bagi seluruh perusahaan yang bergerak di sektor sumber daya alam, khususnya pertambangan, agar lebih patuh terhadap regulasi serta mengutamakan keselamatan manusia dan kelestarian lingkungan.

“Serahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak yang berwenang, kami Komisi II turut belangsungkawa dengan peristiwa yang menimpa korban semoga kelurga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran,” pungkas Habib Sayid sembari menyampaikan belasungkawa atas korban.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar lokasi pertambangan yang berpotensi menimbulkan risiko keselamatan. Di sisi lain, masyarakat diminta untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh berbagai spekulasi yang belum tentu kebenarannya.(afa/ko)