Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berada di kawasan KUD Karya Tani, Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, dibobol maling pada Senin (2/2) dini hari. Peristiwa ini terjadi saat kondisi sekitar sepi dan cuaca hujan mengguyur kawasan tersebut.
Pembobolan diketahui pertama kali oleh karyawan KUD setempat pada pagi hari. Menyadari kondisi mesin ATM dalam keadaan rusak dan hangus, karyawan langsung melaporkan kejadian itu kepada Kepala Desa Pandu Senjaya, sebelum diteruskan ke pihak Bank BSI dan aparat kepolisian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku diduga menggunakan alat las untuk membobol brankas mesin ATM. Hal itu terlihat dari kondisi ATM yang mengalami kerusakan parah dengan bekas hangus di beberapa bagian. Polisi menduga pelaku beraksi lebih dari satu orang.
Hingga saat ini, jumlah uang yang berhasil dibawa kabur masih belum diketahui secara pasti. Namun, menurut sumber di lapangan, mesin ATM tersebut diketahui baru saja diisi uang oleh petugas bank pada siang hari sebelumnya, dengan nominal diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
Seorang warga setempat, Eva, mengatakan lokasi ATM tersebut biasanya ramai oleh aktivitas warga. Namun saat kejadian, kondisi hujan membuat kawasan menjadi sepi, sehingga diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. “Tadi malam hujan, sepi sekali. Biasanya banyak orang nongkrong di sini,” ujarnya.
Peristiwa ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan. Aparat masih mengumpulkan bukti dan keterangan saksi. Seperti pepatah lama, kejahatan bukan semata karena niat, melainkan karena adanya kesempatan—dan itulah yang diduga dimanfaatkan para pelaku dalam aksi ini.(bob)







