Imbau Warga Cek Kesehatan Usai Temuan Kasus DBD di Palangka Raya

oleh
BERBINCANG: Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini berdialog selepas membuka kegiatan Desiminasi, di PK II Kantor Wali Kota, beberapa waktu lalu.
BERBINCANG: Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini berdialog selepas membuka kegiatan Desiminasi, di PK II Kantor Wali Kota, beberapa waktu lalu.

PALANGKA RAYA, Kaltengonline.com – Meningkatnya intensitas hujan di Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan munculnya genangan air di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut berpotensi memicu berkembangnya nyamuk Aedes aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD). Terbaru, satu warga dilaporkan terjangkit DBD di kawasan Mendawai.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya bergerak cepat dengan melakukan pemeriksaan epidemiologi (PE), fogging, hingga edukasi kepada masyarakat. Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin melalui Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terjadi penyebaran kasus ke warga lainnya.

“Pemerintah langsung bertindak cepat dengan melakukan PE atau pemeriksaan entomologi, memastikan apakah ada jentik-jentik penyebab DBD, kemudian mencari sumber-sumber penyebabnya, termasuk mendata dan memeriksa warga yang terindikasi terkena,” ujar Achmad Zaini, Minggu (1/2).

Ia menegaskan, pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh agar tidak terjadi penularan lanjutan di lingkungan sekitar. Selain itu, pemerintah juga melakukan tindakan pengasapan (fogging) di wilayah terdampak serta memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat.

Baca Juga:  Pembentukan Konselor Sebaya Perkuat Life Skill Remaja dan Cegah Pernikahan Dini

“Kami lakukan fogging di daerah tersebut, kemudian juga melakukan penyuluhan dan edukasi. Kami mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah yang kemarin terindikasi, untuk sesegera mungkin melakukan cek kesehatan di fasilitas kesehatan, terutama puskesmas,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemko Palangka Raya menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi masyarakat yang mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi dan keluhan lainnya.

“Kalau ada gejala-gejala seperti panas atau keluhan lain, sesegera mungkin lakukan pengecekan. Pemerintah memberikan fasilitas cek gratis di faskes dan puskesmas. Ini untuk memastikan DBD tidak menyebar,” tegasnya.

Orang nomor dua di Kota Cantik ini juga mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) sebagai langkah pencegahan dini, terutama di musim hujan. (ham/ans/ko)