Pangkalan Bun, kaltengonline.com – Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah mendorong Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kotawaringin Barat agar mengambil peran lebih besar dalam penguatan ekonomi pemuda dan penciptaan wirausaha lokal. Dorongan tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Daerah KNPI Kobar masa bakti 2026–2029 di Aula Sangga Banua, Jumat (6/2).
Pelantikan pengurus KNPI Kobar dilakukan oleh jajaran DPD KNPI Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri unsur Forkopimda, tokoh pemuda, serta perwakilan organisasi kepemudaan (OKP). Kepengurusan baru ini akan mengemban amanah organisasi selama tiga tahun ke depan.
Dalam sambutannya, Nurhidayah menegaskan bahwa pemuda harus menjadi aktor utama pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar objek program. Menurut dia, tantangan ekonomi ke depan menuntut pemuda memiliki kemandirian, kreativitas, dan keberanian berinovasi.
“KNPI harus mampu mengambil peran strategis dalam mencetak wirausaha muda baru. Potensi daerah kita sangat besar, mulai dari pariwisata, pertanian, hingga pengolahan sumber daya lokal. Semua itu bisa menjadi ruang tumbuh ekonomi pemuda,” ujar Nurhidayah.
Ia menilai, penguatan ekonomi pemuda juga membutuhkan sinergi yang erat dengan pemerintah daerah. Karena itu, Nurhidayah mendorong KNPI untuk aktif membangun kolaborasi dalam program-program yang menyentuh langsung kebutuhan generasi muda, khususnya di tingkat desa.
“Pemerintah daerah terbuka untuk berkolaborasi. KNPI bisa menjadi jembatan antara gagasan pemuda dan kebijakan pembangunan, agar program yang dijalankan benar-benar berdampak,” katanya.
Selain aspek ekonomi, Bupati juga menekankan peran KNPI sebagai agen perubahan dan kontrol sosial yang konstruktif. Di tengah derasnya arus informasi, pemuda diharapkan mampu bersikap kritis sekaligus solutif.
“Pemuda harus cerdas menyaring informasi. Kritik itu penting, tetapi harus disampaikan secara bertanggung jawab dan berbasis data, serta menawarkan solusi,” ujar Nurhidayah.
Ia juga mengingatkan bahwa KNPI merupakan rumah besar bagi berbagai OKP dengan latar belakang yang beragam. Perbedaan tersebut, menurutnya, harus dikelola sebagai kekuatan untuk memperkuat persatuan dan soliditas pemuda.
“Keberagaman di tubuh KNPI jangan menjadi sumber perpecahan. Justru di sanalah letak kekuatan pemuda untuk berkontribusi bagi daerah,” katanya.
Di akhir sambutannya, Nurhidayah menyampaikan apresiasi kepada pengurus KNPI periode sebelumnya atas kontribusi dan pengabdian yang telah diberikan. Ia berharap kepengurusan baru mampu melanjutkan program-program positif serta menghadirkan terobosan yang berdampak nyata bagi ekonomi pemuda dan pembangunan Kotawaringin Barat.(bob)

