MUARA TEWEH, Kaltengonline,com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara intensif memantau pelaksanaan pembangunan jembatan penghubung di Desa Lemo II, Kecamatan Teweh Tengah, Sabtu (7/2). Pemantauan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR, M. Iman Topik, didampingi sejumlah pejabat terkait, termasuk Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, camat setempat, serta para kepala bidang dan tim teknis.
Proyek yang masuk dalam prioritas program GASPOL 11– 12 ini bertujuan memperkuat konektivitas antarkawasan dan mendorong akselerasi pembangunan infrastruktur dasar. Kehadiran para pejabat di lokasi dimaksudkan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan dengan rencana teknis serta mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar.
“Keberadaan jembatan ini merupakan bagian strategis dari komitmen pembangunan daerah. Pemantauan langsung kami lakukan guna menjamin ketepatan pelaksanaan dan dampak positifnya bagi pening katan akses serta mobilitas penduduk,” jelas M. Iman Topik.
Selain memeriksa progres fisik, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk menyelesaikan pembahasan mengenai kompensasi lahan dan bangunan warga yang terdampak pembangunan. Upaya ini diharapkan dapat mencegah kendala di kemudian hari sehingga proses konstruksi dapat tuntas sesuai target.
Secara terpisah, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa akselerasi penyelesaian jembatan antara Lemo dan Lemo Seberang merefleksikan komitmen konkret pemerintah daerah dalam membuka isolasi dan mendorong kemajuan wilayah.
“Pembangunan jembatan ini adalah langkah nyata untuk membuka akses pembangunan sehingga wilayah dapat tumbuh lebih pesat. Ini merupakan wujud dedikasi kami dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat melalui infrastruktur yang memadai,” tegas Bupati.
Diharapkan, penyelesaian proyek ini akan mendongkrak kualitas konektivitas, merangsang peningkatan aktivitas perekonomian lokal, dan memperlancar distribusi pelayanan publik di wilayah tersebut. (ren/ko)







